KENDARI, Lensainformasi.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), H. Ichsan Porosi, secara resmi membuka Pelatihan Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah (RGTK-e Kinerja BKN) Gelombang II yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konsel di salah satu hotel di Kendari, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan ini diikuti sebanyak 228 peserta yang terdiri atas guru dan kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP, serta pendamping satuan pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Selatan.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan daerah.
Menurutnya, kualitas dan kinerja guru serta kepala sekolah menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan layanan pendidikan kepada masyarakat.
“Pengelolaan kinerja yang terencana, terukur, dan berbasis sistem sangat penting untuk memastikan pelayanan pendidikan berjalan optimal. Pelaksanaan RGTK-e Kinerja bukan sekadar memenuhi tuntutan administratif, tetapi merupakan bagian dari reformasi birokrasi di sektor pendidikan,” ujar Ichsan Porosi.
Ia menegaskan bahwa sistem RGTK-e Kinerja mendorong perencanaan yang selaras dengan sasaran pembangunan daerah, pelaksanaan tugas yang terukur, serta evaluasi yang objektif dan akuntabel.
Melalui pelatihan Gelombang II ini, pemerintah daerah menunjukkan komitmennya agar seluruh satuan pendidikan mampu memahami dan mengimplementasikan sistem tersebut secara optimal.
Sekda juga berharap para peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta menindaklanjuti hasil pelatihan dengan penerapan yang konsisten di sekolah masing-masing.
Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, lanjutnya, akan terus mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru serta kepala sekolah sebagai bentuk investasi jangka panjang di sektor pendidikan.
“Investasi terbaik daerah adalah pada sektor pendidikan. Karena itu, penguatan kapasitas SDM pendidikan harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Selatan yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan, Andi Rante Pattola selaku ketua panitia, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru serta kepala sekolah dalam menyusun, melaksanakan, memantau, dan melaporkan kinerja secara terukur, objektif, dan akuntabel melalui aplikasi RGTK-e Kinerja BKN.
Menurutnya, kegiatan ini mencakup peningkatan pemahaman regulasi pengelolaan kinerja ASN, pemberian keterampilan teknis penggunaan aplikasi RGTK-e Kinerja BKN, mendorong penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang selaras dengan perencanaan satuan pendidikan, serta mewujudkan tata kelola kinerja yang transparan dan akuntabel.
Dengan pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan sistem pengelolaan kinerja secara profesional sehingga berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Konawe Selatan.












