KENDARI, Lensainformasi.com – Seorang mahasiswa berambut pirang berinisial RA (21) diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya di tempat hiburan malam (THM) Exodus, Jalan Brigjen M. Yunus, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Lepo-Lepo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 03.30 WITA.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya luka gores dan robek pada pelipis kiri, hidung mengeluarkan darah, bibir robek hingga mengeluarkan darah, serta memar pada lengan bawah sebelah kanan.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau menyampaikan personel Satreskrim bersama tim identifikasi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut.
“Berdasarkan kronologi kejadian, insiden bermula saat korban berada di Exodus dan sedang berbincang dengan seorang rekannya,” kata Kompol Malau kepada Lensainformasi, Minggu (20/9/2026).
Sekitar pukul 03.30 WITA, seorang perempuan yang tidak dikenal korban tiba-tiba datang dari belakang rekannya, kemudian menarik rambut rekannya tersebut ke arah belakang.
Saat kejadian itu, korban turut mengalami cakaran pada bagian pergelangan tangan dan ibu jari tangan kanan yang diduga dilakukan oleh perempuan tersebut.
Korban kemudian mempertanyakan tindakan perempuan itu karena merasa tidak mengenalnya.
“Kenapako kenapa kopukul saya sa nd kenal kau,” tanya korban. Perempuan tersebut kemudian menarik tangan rekan korban dan membawanya keluar dari Exodus.
Korban selanjutnya memberitahukan kejadian yang dialaminya kepada sejumlah teman, yakni DE, SA, dan NA. Setelah itu, korban bersama teman-temannya keluar dari tempat hiburan tersebut.
Saat berada di luar, korban melihat perempuan yang sebelumnya diduga melakukan penganiayaan sedang bersama rekannya dan terlibat perdebatan.
Korban kembali mempertanyakan tindakan perempuan tersebut. Namun, perempuan itu diduga menghampiri korban dan memukul bagian wajahnya sebanyak satu kali menggunakan kepalan tangan.
Perdebatan kemudian berlanjut hingga perempuan tersebut diduga menarik rambut korban dan membenturkannya sebanyak satu kali. Melihat kejadian itu, rekan korban yang lainnya datang melerai dan memisahkan keduanya.
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki identitas serta motif perempuan yang menduga melakukan penganiayaan tersebut.










