KENDARI, Lensainformasi.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Subdit Kamsel menggelar sosialisasi keselamatan berlalu lintas secara serentak kepada pelajar, perusahaan angkutan barang, dan komunitas pengemudi di Kota Kendari pada Jumat, 21 November 2025.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.30 Wita ini menjadi bagian dari upaya intensif kepolisian menekan pelanggaran dan potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah Sultra.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sultra Kompol Arie Sumarni menegaskan bahwa sosialisasi tersebut merupakan langkah berkelanjutan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar).
Dengan menyasar berbagai kelompok masyarakat, pihaknya berharap tercipta budaya tertib berlalu lintas yang lebih kuat.
Dalam kegiatan yang dipimpin Kompol Arie Sumarni bersama personelnya, tim mendatangi beberapa lokasi sekaligus, yakni SMAN 10 Kendari, PT Meratus Kendari, komunitas mobil pick up Anak Sulawesi Rantau Bersatu (ASRB), serta ruas Jalan Malaka. Setiap titik mendapatkan penyuluhan sesuai karakteristik peserta.
Di SMAN 10 Kendari, siswa-siswi dibekali pemahaman mengenai disiplin berkendara, mulai dari pentingnya helm standar, larangan mengendarai motor sebelum cukup usia, hingga bahaya penggunaan handphone saat berkendara.
Sementara itu, di PT Meratus Kendari, tim memberikan edukasi untuk para sopir truk terkait keselamatan mengemudi angkutan barang. Sosialisasi serupa juga disampaikan kepada komunitas ASRB guna menekan pelanggaran dan risiko kecelakaan pada pengendara roda empat.
Selain penyuluhan langsung, kegiatan turut dirangkaikan dengan pemasangan stiker, pembagian brosur kepada sopir truk di beberapa titik, serta pemasangan sepuluh spanduk imbauan keselamatan di lokasi-lokasi rawan kecelakaan seperti Jl. Malaka dan Bundaran Tank Anduonohu.
Penyebaran pesan keselamatan melalui media sosial juga dilakukan dan tercatat menjangkau lebih dari 70 pengguna.
Dengan rentetan kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Sultra kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan masyarakat pengguna jalan dan mengurangi angka kecelakaan di Sulawesi Tenggara.












