Transaksi QRIS di Sulawesi Tenggara Tembus Rp617 Miliar, Akseptasi Pembayaran Digital Kian Meluas

KENDARI, Lensainformasi.com — Penggunaan metode pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menunjukkan lonjakan signifikan. Hingga Agustus 2026, jumlah pengguna QRIS di Bumi Anoa telah mencapai 373.622 jiwa atau tumbuh 29,59% (yoy), dengan total 286.786 merchant terdaftar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sultra saat bincang bersama media di Kendari, Selasa (29/9/2026).

Bacaan Lainnya

“Dari sisi aktivitas transaksi, nominal pembayaran menggunakan QRIS di Sultra hingga Agustus 2026 tercatat mencapai Rp617,12 miliar dengan volume mencapai 6,48 juta transaksi,” sebut Edwin.

Perluasan akseptasi ini tidak terlepas dari kolaborasi BI bersama TP2DD, perbankan, dan komunitas melalui berbagai program seperti Pekan QRIS Nasional dan QRIS Jelajah Kuliner Sultra.

Penguatan digitalisasi ritel daerah ini juga sejalan dengan prestasi global yang diraih QRIS Antarnegara lewat penghargaan “50-in-5 Awards 2026” di PBB.

Pengakuan internasional tersebut mengukuhkan keberhasilan Indonesia dalam membangun sistem pembayaran digital lintas negara yang inklusif dan saling terhubung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *