KENDARI, Lensainformasi.com – Memasuki usia ke-58 tahun, Bank Sultra menegaskan arah baru transformasi melalui tagline Melesat dengan target laba Rp545 miliar di tahun 2026.
Hal itu disampaikan Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar saat syukuran HUT ke-58 bank Sultra yang digelar sederhana di halaman Gedung Tower Bank Sultra, Senin (2/3/2026)
Ia menjelaskan bahwa fokus utama 2026 bukan hanya pada pertumbuhan laba, tetapi juga peningkatan kualitas layanan dan transformasi digital secara menyeluruh.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sultra menegaskan komitmen pada pertumbuhan berkelanjutan melalui tiga strategi utama.
Pertama, transformation of governance, yakni penguatan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berbasis manajemen risiko guna menciptakan institusi yang profesional dan terpercaya.
Kedua, deepening local government ecosystem, yang diarahkan untuk memperkuat sinergi layanan terhadap ekosistem keuangan pemerintah daerah dari hulu hingga hilir.
Ketiga, strengthening sense of business in our territory, yang menekankan peningkatan daya saing dan ekspansi bisnis melalui inovasi produk, optimalisasi potensi daerah, serta budaya bisnis yang adaptif.
Untuk mendukung percepatan kinerja, Andri menuturkan Bank Sultra melakukan reorganisasi struktur pada 2026, khususnya di segmen divisi kredit. Struktur baru memisahkan unit wholesale dan retail agar penetrasi pasar lebih tajam dan fokus.
“Seluruh proses transformasi tersebut dipandu oleh penguatan tata kelola yang ketat serta penerapan konsep three lines of defense guna memastikan setiap pengelolaan dana berjalan aman dan terkendali,” jelasnya.
Berkat dukungan pemegang saham dan kepercayaan masyarakat, sejumlah inisiatif strategis telah direalisasikan pada 2026. Salah satunya integrasi sistem dengan Dukcapil melalui akses data secara real time yang segera diformalisasi melalui penandatanganan kerja sama.
Langkah ini diyakini mampu memangkas waktu proses kredit dan pembukaan rekening secara signifikan, sekaligus memperkuat implementasi standar keamanan informasi ISO 27001 yang telah diraih Bank Sultra.
Selain itu, Bank Sultra juga mempercepat program Laku Pandai bertajuk Anoa Link. Hingga saat ini, telah terbentuk 100 agen yang tersebar di berbagai pelosok untuk mendukung inklusi keuangan dan perputaran ekonomi daerah.
Seiring akselerasi transformasi digital, Andri menegaskan bahwa keamanan data nasabah menjadi prioritas utama. Bank Sultra terus berinvestasi dalam infrastruktur keamanan siber yang mutakhir guna menjaga kepercayaan publik.
“Keamanan data nasabah adalah komitmen mutlak kami. Transformasi digital harus berjalan seiring dengan penguatan ketahanan siber,” pungkas Andri.












