BAUBAU, Lensainformasi.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Baubau yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Gayuh Pambudhi Utomo melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pengendalian inflasi daerah guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.15 WITA ini dilaksanakan bersama Pemerintah Kota Baubau dengan menyasar sejumlah pusat aktivitas ekonomi masyarakat, di antaranya Pasar Tradisional Wameo, Pasar Karya Nugraha, hingga gudang logistik Bulog.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau Ibnu Wahid, serta personel Sat Intelkam Polres Baubau dan perwakilan Bulog Kota Baubau.
AKP Gayuh Pambudhi Utomo yang memimpin langsung pengecekan di lapangan mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
“Monitoring ini kami lakukan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Wameo, sejumlah komoditas seperti tomat, bawang merah, bawang putih, dan wortel masih berada pada kisaran harga normal. Bahkan beberapa komoditas tercatat mengalami penurunan harga.
Beras SPHP kemasan 5 kilogram misalnya, turun dari Rp62.600 menjadi berkisar antara Rp60.000 hingga Rp62.000. Sementara harga telur ayam juga turun dari Rp66.000 per rak menjadi sekitar Rp62.000 per rak.
Sementara itu, hasil pemantauan di Pasar Karya Nugraha menunjukkan harga daging sapi masih stabil di angka Rp150.000 per kilogram, sedangkan daging ayam berada di kisaran Rp43.000 per kilogram.
AKP Gayuh menegaskan bahwa hingga saat ini kondisi pasar di Kota Baubau masih relatif kondusif dan belum ditemukan adanya lonjakan harga yang signifikan menjelang Idul Fitri.
“Kami akan terus melakukan pemantauan. Jika ditemukan adanya praktik penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat, tentu akan kami tindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Setelah melakukan pemantauan di pasar, rombongan melanjutkan pengecekan ke Gudang Bulog pada pukul 16.30 WITA guna memastikan ketersediaan cadangan beras bagi masyarakat hingga perayaan Idul Fitri.
Pemerintah Kota Baubau melalui TPID juga menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan kepolisian dalam menjaga kelancaran distribusi bahan pokok agar stok tetap tersedia dan harga tetap stabil di pasaran.
Seluruh rangkaian kegiatan monitoring berakhir sekitar pukul 17.30 WITA dalam keadaan aman dan terkendali. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat Kota Baubau dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.












