Jadikan Mesin Baru Ekonomi Daerah, Bupati Konsel Pelajari Model Industri Galangan Kapal di Batam

INTERNASIONAL, Lensainformasi.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mulai mempercepat langkah pengembangan sektor maritim sebagai pilar baru pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja strategis yang dipimpin langsung oleh Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, ke PT Lestari Osean Indonesia di Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (16/1/2026).

Bacaan Lainnya

Kunjungan ini merupakan bagian dari studi teknis untuk mempelajari sistem pengelolaan industri galangan kapal modern yang telah berkembang pesat di Batam.

Model tersebut direncanakan menjadi rujukan dalam pengembangan kawasan industri galangan kapal di wilayah pesisir Konawe Selatan.

Irham Kalenggo menegaskan sektor maritim memiliki potensi besar untuk mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis sumber daya lokal.

“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana Batam mengelola industri galangan kapal secara profesional, mulai dari aspek tata ruang, regulasi, hingga dampak ekonominya bagi masyarakat. Konawe Selatan memiliki garis pantai yang strategis dan potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat industri maritim di Sulawesi Tenggara,” ujar Irham saat melakukan peninjauan.

Keseriusan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan terlihat dari keterlibatan lintas perangkat daerah dalam kunjungan tersebut.

Sejumlah pimpinan OPD strategis turut mendampingi Bupati untuk memastikan perencanaan berjalan komprehensif dari sisi teknis, regulasi, hingga pembiayaan.

OPD yang terlibat antara lain Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) untuk penguatan investasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang terkait infrastruktur dan zonasi kawasan, Dinas Lingkungan Hidup dalam aspek analisis dampak lingkungan, Dinas Perhubungan untuk penguatan logistik maritim, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam optimalisasi potensi pajak daerah, serta Bappeda untuk sinkronisasi perencanaan pembangunan jangka panjang.

Selain jajaran eksekutif, kunjungan ini juga diikuti oleh Ketua dan Anggota DPRD Konawe Selatan sebagai bentuk dukungan kelembagaan dari sisi pengawasan dan kebijakan anggaran.

PT Lestari Osean Indonesia dipilih sebagai lokasi studi karena dinilai memiliki rekam jejak yang baik dalam pengelolaan galangan kapal berstandar modern.

Batam sendiri dikenal sebagai salah satu pusat industri galangan kapal nasional yang menjadi rujukan bagi pengembangan sektor maritim di berbagai daerah.

Hasil kunjungan kerja tersebut akan dirangkum dalam bentuk rekomendasi kebijakan strategis (policy brief) yang menjadi dasar perumusan arah pengembangan kawasan industri galangan kapal di Konawe Selatan.

Jika rencana strategis ini terealisasi, industri galangan kapal diyakini mampu memberikan dampak ekonomi signifikan, mulai dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terbukanya peluang investasi baru, hingga penyerapan ribuan tenaga kerja lokal.

Pada akhirnya, kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat struktur ekonomi Konawe Selatan secara berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *