Kapolda Sultra Ingatkan Jajaran Soal Disiplin dan Implementasi KUHP-KUHAP Baru

KENDARI, Lensainformasi.com – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Kapolda Sultra) Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang diikuti seluruh personel Polda Sultra di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra, Senin (19/1/2026).

Upacara tersebut turut dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan, S.H., S.I.K., M.Hum., Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., M.H., serta para pejabat utama di lingkungan Polda Sultra.

Bacaan Lainnya

Dalam amanatnya, Kapolda Sultra menegaskan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen moral dan integritas seluruh insan Bhayangkara dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kapolda juga menyoroti sejumlah isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang menjadi perhatian publik, di antaranya kasus kejahatan seksual terhadap anak, peredaran narkotika, serta tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian harus bertindak cepat, profesional, dan humanis dalam menangani berbagai persoalan tersebut.

“Situasi kamtibmas harus terus kita evaluasi secara berkelanjutan agar Polri mampu mewujudkan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi,” tegas Kapolda.

Selain aspek kamtibmas, Kapolda Sultra juga mengingatkan jajarannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam.

Ia meminta seluruh satuan kerja memperkuat koordinasi lintas sektor serta menyiapkan langkah-langkah mitigasi guna meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan.

Lebih lanjut, Kapolda menyinggung implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Menurutnya, regulasi tersebut menjadi tonggak baru dalam sistem penegakan hukum nasional, sehingga seluruh penyidik dan aparat penegak hukum wajib memahami serta menyesuaikan pelaksanaan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

Di akhir amanat, Kapolda Sultra kembali menekankan pentingnya disiplin dan profesionalisme sebagai fondasi utama dalam membangun citra positif Polri.

“Disiplin adalah kunci. Tanpa disiplin, kepercayaan masyarakat tidak akan terbangun. Oleh karena itu, saya meminta seluruh personel untuk menjaga sikap, etika, dan kinerja di setiap pelaksanaan tugas,” pungkasnya.

Upacara Hari Kesadaran Nasional tersebut berlangsung khidmat dan menjadi pengingat bagi seluruh personel Polda Sultra untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, integritas, serta dedikasi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *