Sultra Maimo 2026 Pacu UMKM Naik Kelas hingga Tembus Pasar Global

KENDARI, Lensainformasi.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sultra kembali menggelar event bertajuk Sultra Maimo 2026 sebagai wadah kolaborasi untuk memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin maju, inovatif, berdaya saing, serta mampu menembus pasar global.

Kegiatan yang berlangsung di The Park Kendari pada 2–9 Agustus 2026 tersebut digelar sebagai respons atas tantangan yang dihadapi UMKM saat ini, yakni tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga meningkatkan nilai tambah, memenuhi standar mutu, memanfaatkan teknologi digital, memperoleh akses pembiayaan, serta memperluas jangkauan pasar hingga tingkat internasional.

Bacaan Lainnya

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, mengatakan UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Menurutnya, pengembangan UMKM kini tidak lagi dipandang sebagai program pemberdayaan semata, tetapi menjadi bagian dari strategi pembangunan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat industri kreatif, dan mengembangkan potensi unggulan daerah.

Melalui penyelenggaraan Sultra Maimo 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Bank Indonesia membangun sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan, industri jasa keuangan, dunia usaha, akademisi, serta komunitas untuk mempercepat transformasi UMKM sehingga memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah.

Mantan Pangdam XIV Hasanuddin berharap semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas, memanfaatkan digitalisasi, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing produk unggulan daerah sehingga memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Saya berharap ke depan semakin banyak UMKM yang memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi usaha, sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal,” pungkas ASR.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *