KONAWE SELATAN, Lensainformasi.com – Dalam rangka meningkatkan koordinasi serta melaksanakan monitoring dan evaluasi capaian kinerja pegawai, Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melaksanakan Coffee Morning di Aula Kantah Konsel, Senin, 18 Mei 2026.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Muhammad Al Farobi, S.E., dan diikuti oleh para Pejabat Pengawas serta Koordinator Substansi pada masing-masing seksi.
Pada kegiatan ini dibahas progres pelaksanaan program strategis tahun 2026, meliputi akselerasi Program Strategis Nasional (PSN), penyelesaian tunggakan layanan pertanahan, percepatan penyelesaian KW 4, 5, dan 6, peningkatan kualitas data dan alih media elektronik, evaluasi tujuh layanan prioritas, hingga monitoring penyerapan anggaran dan pembangunan Zona Integritas.
Berdasarkan hasil evaluasi dan perbandingan laporan Coffee Morning tanggal 11 Mei 2026 dan 18 Mei 2026, terdapat sejumlah capaian yang mengalami peningkatan.
Pada program SHAT PTSL, progres puldadis meningkat dari 1.077 bidang menjadi 1.299 bidang, sedangkan pemberkasan meningkat dari 824 bidang menjadi 1.168 bidang.
Penyelesaian tunggakan PDDM juga menunjukkan perkembangan positif, dengan sisa tunggakan berkurang dari 43 berkas menjadi 24 berkas.
Pada aspek peningkatan kualitas data dan alih media elektronik, capaian Pra SERTEL meningkat dari 63.922 bidang menjadi 64.127 bidang, Pra BTEL meningkat dari 66.096 bidang menjadi 66.309 bidang serta Pra SUEL meningkat dari 74.341 bidang menjadi 74.400 bidang.
Sementara itu, akselerasi tujuh layanan prioritas juga mengalami peningkatan, khususnya pada layanan peralihan dari 25 layanan menjadi 54 layanan, layanan pengecekan dari 102 layanan menjadi 137 layanan serta layanan Hak Tanggungan dari 39 layanan menjadi 49 layanan, dengan rerata capaian tetap mencapai 100%.
Selain evaluasi capaian program strategis, Coffee Morning ini juga menjadi sarana penguatan koordinasi antar seksi guna mendukung percepatan penyelesaian target pertanahan, peningkatan kualitas pelayanan publik serta optimalisasi pelaksanaan program kerja tahun 2026 secara efektif dan akuntabel.












