KENDARI, Lensainformasi.com – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus mendorong terwujudnya tata kelola hunian yang terintegrasi, sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Kendari sebagai Kota Layak Huni.
Konsep ini mencakup sistem drainase yang memadai, pengelolaan sampah yang efektif, penyediaan air bersih, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Langkah strategis tersebut dibahas dalam rapat terpadu yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pengembang perumahan hingga Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Salah satu pengembang yang turut hadir adalah PT Swarna Dwipa Property (SDP).
Head Legal Corporate PT SDP, Fadli Sardi, menyatakan komitmen penuh perusahaannya dalam mendukung program Kota Layak Huni.
“Selain mendorong peningkatan jumlah pelanggan baru PDAM, kami memastikan pengelolaan lingkungan yang kami bangun sejalan dengan visi Kota Layak Huni,” ungkap Fadli.
Ia menambahkan, sinergi antara pengembang dan pemerintah memiliki peran penting dalam memajukan Kota Kendari.
“Ini adalah bentuk dukungan kami di PT SDP untuk kemajuan kota. Sinergi antar pihak akan melahirkan energi baru. Mari bersama-sama membangun Kota Kendari,” pungkasnya.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk PT SDP, Pemerintah Kota Kendari optimistis mewujudkan kawasan hunian yang nyaman, sehat, dan ramah lingkungan bagi masyarakat.










