KONAWE SELATAN, Lensainformasi.com – Pemerintah Desa Bumi Raya menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) pada Jumat, 31 Januari 2025, guna menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2025.
Kepala Desa Bumi Raya, Bio Habri Oktora menjelaskan bahwa Musrenbang ini bertujuan untuk mereview dan menyesuaikan program kerja pemerintah desa berdasarkan kebutuhan masyarakat serta kondisi anggaran yang tersedia.
Selain itu, musrenbang ini juga menjadi momen bagi pemerintah desa untuk menyusun perencanaan pembangunan jangka pendek yang lebih efektif dan sesuai dengan kondisi terkini.
“Kami melakukan review RKPDes untuk memastikan program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan transisi pemerintahan desa yang baru, sehingga perlu ada evaluasi terhadap rencana kerja yang telah ada sebelumnya,” ujar Bio Habri Oktora.
Musrenbang ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, termasuk perwakilan Camat, Babinsa, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Andolo, serta pendamping lokal desa.
Dari unsur masyarakat, keterwakilan kelompok-kelompok warga juga lengkap, memastikan bahwa keputusan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan warga Desa Bumi Raya.
Selain membahas prioritas pembangunan desa, kata Habri Musrenbang ini juga menyoroti sumber pendanaan desa, baik dari dana desa, anggaran pemerintah daerah, maupun potensi dukungan dari pemerintah pusat.
Salah satu pembahasan menarik adalah sektor pertanian terutama terkait program swasembada pangan yang menjadi salah satu fokus pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Desa Bumi Raya memiliki lahan siap olah seluas 140 hektare yang bisa dimanfaatkan untuk program swasembada pangan. Kami berencana membangun kerja sama dengan berbagai pihak, seperti Polda dan Danramil, untuk mendukung penanaman jagung dan padi gogo secara serentak,” kata Habri.












