Pemkot Kendari Terima Al-Qur’an Bertinta Emas dari Kedutaan Arab Saudi

Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman (kanan) saat menerima cenderamata Al-Qur'an bertinta emas dari Kedutaan Besar Arab Saudi dalam acara Musabaqah Hifdzil Quran dan Hadits tingkat nasional untuk kawasan Indonesia Timur di Masjid Al-Alam, Minggu (23/2/2025). Foto : istimewa
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman (kanan) saat menerima cenderamata Al-Qur'an bertinta emas dari Kedutaan Besar Arab Saudi dalam acara Musabaqah Hifdzil Quran dan Hadits tingkat nasional untuk kawasan Indonesia Timur di Masjid Al-Alam, Minggu (23/2/2025). Foto : istimewa

KENDARI, Lensainformasi.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menerima cenderamata Al-Qur’an bertinta emas dari Kedutaan Besar Arab Saudi dalam acara Musabaqah Hifdzil Quran dan Hadits tingkat nasional untuk kawasan Indonesia Timur.

Penyerahan berlangsung di Masjid Al-Alam, Minggu (23/2/2025), dan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman.

Bacaan Lainnya

Sudirman menjelaskan bahwa dirinya mewakili Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, yang berhalangan hadir karena menghadiri agenda yang diinstruksikan oleh Presiden RI. Acara ini merupakan hasil kerja sama Yayasan Sahabat Muadz Indonesia dengan Kantor Atase Agama Kedutaan Arab Saudi.

“Pemerintah Kota Kendari menyambut baik dan mengapresiasi ajang ini sebagai bentuk pembinaan generasi muda dalam memahami dan mencintai Alquran serta Hadits,” ujar Sudirman.

Musabaqah ini diikuti oleh santri dan santriwati dari 60 pondok pesantren di wilayah Indonesia Timur. Sebanyak 408 peserta mengikuti seleksi ketat hingga akhirnya 70 santri terbaik berhasil melaju ke babak grand final.

Ketua Yayasan Sahabat Muadz Indonesia, Zezen Zaenal Mursalin, menjelaskan bahwa kompetisi ini bertujuan untuk melahirkan lebih banyak penghafal Alquran dan Hadits yang berkualitas.

“Peserta berasal dari 169 lembaga di 60 kabupaten/kota di Indonesia Timur. Kami berharap ajang ini bisa menjadi wadah bagi para santri untuk mengasah kemampuan mereka dalam menghafal dan memahami kitab suci,” ungkapnya.

Sudirman menegaskan bahwa Pemkot Kendari akan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan.

Selain itu, pemerintah kota juga berencana menggandeng Yayasan Sahabat Muadz Indonesia untuk menyelenggarakan program pembinaan sejak usia dini, mulai dari tingkat TK hingga SMP, guna meningkatkan kualitas hafalan santri di Kendari.

Di penghujung acara, Atase Agama Kedutaan Arab Saudi, Syaikh Ahmad Bin Essa Al Hadzimi, menyerahkan cenderamata berupa Al-Qur’an bertinta emas sebagai bentuk apresiasi terhadap peran Pemkot Kendari dalam mendukung penyelenggaraan kompetisi ini.

“Kompetisi ini bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, tetapi juga bukti nyata komitmen Kota Kendari dalam mencetak generasi unggul dan berprestasi di bidang keagamaan,” tutup Sudirman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *