Bank Sultra Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi, Komisi II DPR RI Beri Dukungan

KENDARI, Lensainformasi.com – Bank Sultra kembali menunjukkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dengan menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) di Kantor Pusat Bank Sultra, Rabu (27/8/2025).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda pengawasan Komisi II DPR RI terhadap kinerja Bank Pembangunan Daerah (BPD), sekaligus memperkuat peran Bank Sultra sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendukung pembangunan ekonomi di Sulawesi Tenggara.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan itu, hadir Wakil Gubernur Sultra Hugua, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, sejumlah anggota Komisi II, Wamendagri Ribka Haluk, serta jajaran Direksi dan Komisaris Bank Sultra.

Diskusi berlangsung konstruktif dengan fokus pada penguatan permodalan, tata kelola perusahaan, dan transformasi pembiayaan ke sektor produktif.

Wakil Gubernur Sultra, Hugua, menegaskan bahwa Bank Sultra memiliki peran vital dalam menopang perekonomian daerah.

Ia menekankan pentingnya penguatan modal inti serta penyaluran kredit produktif, terutama di sektor pertanian dan perdagangan yang menjadi tulang punggung ekonomi Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, Wamendagri Ribka Haluk menyoroti pentingnya tata kelola BUMD yang profesional.

Ia menekankan perlunya penempatan komisaris yang berkompeten serta pengelolaan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang transparan dan tepat sasaran.

Direktur Pemasaran Bank Sultra, Ronal Siahaan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan masukan yang diberikan.

Menurutnya, perhatian pemerintah pusat dan DPR RI menjadi motivasi bagi Bank Sultra untuk terus tumbuh sebagai BPD yang kuat dan berdaya saing.

“Kami menyambut baik arahan dan masukan dari Wakil Gubernur Sultra, Komisi II DPR RI, dan Wamendagri. Bank Sultra berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi bagi pembangunan daerah, baik melalui optimalisasi penyaluran kredit produktif di sektor-sektor unggulan, maupun lewat penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel,” ujar Ronal.

Lebih lanjut, Ronal menambahkan bahwa Bank Sultra siap mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan memperkuat permodalan dan menyalurkan pembiayaan yang sehat.

“Ke depan, kami akan lebih agresif dalam mendorong pembiayaan produktif khususnya di sektor pertanian, UMKM, dan perdagangan. Kami yakin dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Bank Sultra mampu menjadi motor penggerak ekonomi Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi Bank Sultra untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, DPR RI, dan Kementerian Dalam Negeri.

Melalui kolaborasi yang solid, Bank Sultra optimistis dapat menjawab tantangan sekaligus memanfaatkan peluang untuk tumbuh lebih sehat, profesional, dan berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *