Kakanwil Kemenag Sultra Tanam Pohon Matoa sebagai Wujud Implementasi Ekoteologi di Hari Santri

KONAWE, Lensainformasi.com – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Muhamad Saleh, melakukan kegiatan penanaman bibit pohon matoa di halaman Pondok Pesantren Al Ikhlas Lambuya, Kabupaten Konawe, pada Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Protas Kementerian Agama yang menekankan nilai-nilai Ekoteologi, yakni ajaran tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan hidup dalam perspektif keagamaan.

Bacaan Lainnya

Turut mendampingi kegiatan tersebut, Ketua DWP Kanwil Kemenag Sultra Hj. Nurna Saleh, serta dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sultra, Kepala Kemenag Kabupaten Konawe, Direktur Ponpes Al Ikhlas Lambuya, Kepala UPTD Puskesmas Lambuya, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, H. Muhamad Saleh menjelaskan bahwa penanaman bibit pohon matoa pada momentum Hari Santri merupakan langkah nyata dalam mewujudkan program Asta Protas Kemenag Berdampak yang dicanangkan oleh Menteri Agama RI, H. Nasaruddin Umar.

“Salah satu poin utama dari Asta Protas adalah Ekoteologi, yang mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan. Penanaman pohon matoa ini merupakan bentuk konkret dari implementasi nilai tersebut,” ungkapnya.

Ia berharap, nilai-nilai Ekoteologi dapat diinternalisasi oleh seluruh lembaga keagamaan, khususnya pondok pesantren, sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keseimbangan antara manusia dengan alam.

“Tak hanya di pesantren, program ini juga akan terus kami gaungkan hingga ke satuan kerja paling bawah, mulai dari Kemenag kabupaten/kota, KUA, madrasah, hingga rumah-rumah ibadah,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *