IDI Konsel dan PPNI bersama Gontor 6 Gelar Bakti Sosial Wujud Pengabdian untuk Masyarakat

KONAWE SELATAN, Lensainformasi.com – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke-75 dan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor menjadi ajang kolaborasi nyata antara dunia kesehatan dan pendidikan di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam semangat pengabdian, IDI Konawe Selatan (Konsel) bersama Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 6 menggelar bakti sosial berupa khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan mata gratis, Sabtu (26/10/2025).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol perayaan dua tonggak penting, tetapi juga wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren dan desa sekitar.

Ketua IDI Konawe Selatan, dr. Mbayo Ridwan Sandi, mengungkapkan kegiatan ini merupakan bentuk nyata semangat Bakti Dokter Indonesia untuk Negeri yang diusung pada peringatan HUT IDI ke-75.

“Kami ingin peringatan HUT IDI bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum pengabdian kepada masyarakat. Antusiasme warga luar biasa, ada 106 anak yang ikut khitanan massal dan seluruhnya ditangani oleh tim medis profesional,” ujarnya.

Kegiatan khitanan massal tersebut melibatkan kerja sama antara IDI Konsel, Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan, dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Para peserta berasal dari berbagai desa di sekitar pondok, dengan pendampingan langsung dari orang tua dan panitia pesantren.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan mata gratis juga disambut antusias oleh 211 peserta yang terdiri dari santri dan guru Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 6. Pemeriksaan dilakukan oleh tim dokter spesialis mata dari Klinik JEC ORBITA Kendari, yang memberikan layanan pemeriksaan visus, konsultasi kesehatan mata, serta penanganan awal bagi peserta yang membutuhkan.

Wakil Pengasuh Gontor 6 Konsel Aripuddin, S.A.P, M.M, menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian dari semangat 100 Tahun Gontor, yang terus menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan.

“Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi ini. Sejalan dengan usia satu abad Gontor, kami ingin menegaskan peran pesantren bukan hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara IDI, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan tenaga medis semakin nyata dalam upaya membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya.

Perayaan HUT IDI ke-75 dan 100 Tahun Gontor pun menjadi lebih bermakna karena diisi dengan aksi kemanusiaan yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *