KONAWE SELATAN, Lensainformasi.com — Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe Selatan, Nurlita Jaya AS., S.Sos., M.Kes., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan, anjangsana kepada keluarga sasaran balita stunting dan ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Kecamatan Tinanggea, Minggu (21/12/2025).
Kegiatan anjangsana tersebut dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatansebagai bentuk intervensi langsung sekaligus pemantauan kondisi kesehatan ibu dan anak.
Anjangsana dilakukan di empat titik lokasi, masing-masing dua titik di Desa Asingi dan dua titik di Desa Roraya.
Dari total 17 sasaran, yang terdiri atas 11 balita stunting dan 6 ibu hamil KEK dari keluarga kurang mampu, tim TP-PKK dan Dinas Kesehatan pada kesempatan tersebut mengunjungi empat sasaran, yakni tiga balita stunting dan satu ibu hamil KEK.
Ketua TP-PKK Kabupaten Konawe Selatan, Nurlita Jaya AS., menegaskan bahwa sinergi antara TP-PKK dan Dinas Kesehatan merupakan langkah strategis dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di daerah.
“Sebagai Ketua TP-PKK sekaligus Kepala Dinas Kesehatan, saya memastikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi intervensi nyata untuk memantau kondisi kesehatan ibu hamil dan anak stunting, sekaligus memberikan edukasi langsung kepada keluarga,” ujar Nurlita.
Ia menambahkan, pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan secara rutin, pemberian ASI eksklusif, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, para sasaran juga menerima bantuan nutrisi sebagai upaya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan anak stunting.
Bantuan yang disalurkan berupa susu, beras, telur, paket sayuran sebagai sumber protein nabati, tahu dan tempe, serta ayam sebagai sumber protein hewani.
Rangkaian peringatan Hari Ibu ke-97 ini juga dirangkaikan dengan lomba gotong royong yang digelar di halaman Gedung Serbaguna Kecamatan Tinanggea.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Konawe Selatan dan diikuti oleh seluruh pengurus PKK tingkat kecamatan se-Kabupaten Konawe Selatan.
Melalui kegiatan tersebut, TP-PKK Konawe Selatan berharap dapat memperkuat nilai kebersamaan, meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan keluarga, serta mempercepat terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas.
“Penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Dengan semangat gotong royong dan peran aktif perempuan, kami optimistis Konawe Selatan mampu mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tutup Nurlita.












