KENDARI, Lensainformasi.com – Dunia pariwisata dan perhotelan membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya mengantongi sertifikat, tetapi juga memiliki keterampilan, pengetahuan, dan sikap kerja sesuai kebutuhan industri.
Hal inilah yang menjadi fokus utama Eris Arios, seorang praktisi hospitality dan hotelier berpengalaman lebih dari 17 tahun.
Sejak memulai kariernya pada 2008 hingga saat ini, Eris Arios telah menekuni berbagai bidang teknis di industri perhotelan, mulai dari housekeeping, food and beverage, front office, hingga barista café.
Pengalaman panjang tersebut membentuk pemahamannya terhadap standar operasional dan kebutuhan riil industri jasa perhotelan dan pariwisata.
Pada tahun 2024, Eris Arios resmi tergabung dalam Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BPVP Kendarisebagai asesor perhotelan.
Peran ini dijalaninya hingga saat ini, dengan fokus memastikan proses sertifikasi berjalan sesuai standar kompetensi nasional dan kebutuhan industri.
Memasuki akhir tahun 2025, Eris Arios kembali memperluas kiprahnya dengan bergabung di LPK Funtastic Edutrac serta LSP Pariwisata Maestro Indonesia.
“Melalui dua lembaga tersebut, saya berkomitmen memberikan edukasi dan transfer ilmu tidak hanya di wilayah Sulawesi Tenggara, tetapi juga secara nasional, dengan mengedepankan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terukur dan profesional,” ujarnya, Minggu (28/12/2025).
Target besar yang dicanangkan Eris Arios pada tahun 2026 adalah mencetak SDM pariwisata yang tidak sekadar bersertifikat, melainkan benar-benar memiliki skill, knowledge, dan attitude yang dibutuhkan di berbagai sektor industri jasa dan pariwisata.
Selain aktif di bidang pendidikan dan sertifikasi, Eris Arios juga mengembangkan usaha di bidang jasa cleaning service.
Usaha ini dijalankan secara bertahap dengan mengadopsi standar hotel, baik dari segi penggunaan peralatan manual hingga mesin modern, serta pemanfaatan bahan pembersih atau chemical yang telah memenuhi standar industri.
Sebagai bentuk penguatan kompetensi profesional, pada tahun 2025 Eris Arios juga mengikuti ujian kompetensi di salah satu lembaga sertifikasi profesi di luar wilayah Sulawesi Tenggara.
“Langkah ini diambil untuk mendukung perannya sebagai konsultan pariwisata dalam berbagai proyek strategis yang direncanakan berjalan pada periode 2026–2030,” pungkasnya.
Dengan pengalaman, jejaring, dan komitmen yang kuat, Eris Arios terus mendorong peningkatan kualitas SDM pariwisata Indonesia agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan dinamika industri di tingkat nasional maupun global.












