Dekranasda Konsel Gandeng Dinas Pendidikan Gunakan Kriya Limbah Kayu Sebagai Alat Edukasi PAUD

KONAWE SELATAN, Lensainformasi.com — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Nurlita Jaya AS, S.Sos., M.Kes., bersama sejumlah pengurus melakukan kunjungan kerja ke kelompok pengrajin kriya limbah kayu “Anoart”, binaan Dekranasda, yang berlokasi di Desa Iwoi Mendoro, Kecamatan Basala, Rabu (21/1/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Dekranasda Konawe Selatan dalam memperkuat pemberdayaan pengrajin lokal melalui kolaborasi lintas sektor.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut, Dekranasda Konawe Selatan bersinergi dengan Dinas Pendidikan Konawe Selatan Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk mendorong pemanfaatan produk kriya lokal sebagai Alat Permainan Edukatif (APE) di satuan PAUD.

Ketua Dekranasda Konawe Selatan, Nurlita Jaya AS, menyampaikan bahwa pengembangan produk APE berbahan limbah kayu memiliki potensi besar, tidak hanya sebagai sarana pembelajaran yang ramah lingkungan dan aman bagi anak, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi produk pengrajin lokal.

Ke depan, Dekranasda Konawe Selatan berencana memfasilitasi pemasaran dan distribusi produk APE hasil karya pengrajin Anoart ke sekolah-sekolah PAUD di wilayah Konawe Selatan.

“Langkah ini diharapkan dapat membuka pasar yang berkelanjutan bagi pengrajin sekaligus mendukung kebutuhan sarana pembelajaran di lembaga pendidikan anak usia dini,” ujar Nurlita.

Dalam kunjungan tersebut, Nurlita Jaya AS juga meninjau langsung proses produksi serta kualitas produk kriya yang dihasilkan.

Ia memberikan motivasi kepada para pengrajin agar terus meningkatkan inovasi desain, standar keamanan produk, dan kualitas finishing agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan lembaga pendidikan.

Sinergi antara Dekranasda, Dinas Pendidikan, dan pelaku UMKM ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam membangun ekonomi kreatif berbasis potensi lokal serta mendorong pemanfaatan produk dalam negeri di sektor pendidikan.

Melalui program pemberdayaan yang terarah dan berkelanjutan, Dekranasda Konawe Selatan optimistis produk kriya lokal dapat menjadi kebanggaan daerah sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *