KONAWE SELATAN, Lensainformasi.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan serta mengendalikan inflasi daerah.
Hal ini ditunjukkan melalui peluncuran penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng tahun 2026 yang dipusatkan di Kantor Desa Ulunesi, Kecamatan Kolono Timur, Rabu (18/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka bersama Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dalam menjalankan kebijakan nasional.
Program penyaluran bantuan pangan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah. Pelaksanaan program ini juga melibatkan kerja sama dengan Perum Bulog sebagai penyedia logistik pangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Sulawesi Tenggara, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Forkopimda Kabupaten Konawe Selatan yang bersama-sama melakukan pemantauan langsung guna memastikan proses distribusi berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, menegaskan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan arahan Presiden sekaligus memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat.
“Hari ini kita melaksanakan instruksi Presiden untuk segera menyalurkan bantuan pangan tahun 2026. Bersama Gubernur dan dukungan Bulog, kami memastikan bantuan berupa beras dan minyak goreng ini dapat diterima oleh masyarakat yang berhak tanpa hambatan,” ujar Irham.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, khususnya bersama Forkopimda, dalam mengawal distribusi bantuan agar berlangsung transparan, akuntabel, dan kondusif di lapangan.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan atas kesiapan dan respons cepat dalam memfasilitasi peluncuran program tersebut.
“Ini merupakan kerja kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah. Sesuai arahan, penyaluran bantuan tidak boleh tertunda karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Kehadiran unsur Forkopimda juga untuk memastikan keamanan serta kelancaran program strategis nasional ini,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur dan Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan kepada sejumlah warga penerima manfaat di Desa Ulunesi.
Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari Bulog ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Masyarakat setempat pun menyambut baik program tersebut. Pemerintah berharap, melalui intervensi ini, stabilitas pangan di tingkat desa, khususnya di Kecamatan Kolono Timur, dapat terus terjaga sepanjang tahun 2026.












