Kepemimpinan Syaharuddin Alrif-Nur Kanaah, Bawa Sidrap Raih Terbaik I Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting se-Sulawesi

KENDARI, Lensainformasi.com – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sulawesi.

Di bawah kepemimpinan Bupati Syaharuddin Alrif, dan Wakil Bupati Nur Kana’ah Kabupaten Sidrap berhasil meraih penghargaan Terbaik I Tingkat Kabupaten pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bacaan Lainnya

Penghargaan tersebut diserahkan pada acara yang berlangsung di Kota Kendari, Jumat malam (29/5/2026), dan diterima langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif. Penghargaan berupa piala dan bantuan pemerintah senilai Rp3 miliar diserahkan secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago.

Ajang penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah yang dinilai berhasil menunjukkan komitmen dan performa terbaik dalam penanggulangan kemiskinan serta percepatan penurunan stunting secara terintegrasi.

Penilaian dilakukan berdasarkan sinergi program pemerintah, capaian pelayanan masyarakat, efektivitas intervensi di tingkat desa, hingga inovasi daerah dalam menghadirkan solusi yang kreatif, responsif, dan berkelanjutan. Selain itu, indikator utama juga melihat tren penurunan angka kemiskinan dan stunting sebagai hasil nyata dari kebijakan pemerintah daerah.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

“Strateginya adalah bagaimana seluruh komponen bersatu. Forkopimda, legislatif, eksekutif, hingga masyarakat bersama-sama mengurusi warga miskin agar mereka bisa berdaya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sidrap tidak hanya fokus memberikan bantuan, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha mikro. Warga yang sebelumnya tidak memiliki modal usaha dibantu hingga mampu menjalankan usaha produktif.

“Dari usaha super mikro naik menjadi mikro. Sebelum saya menjadi bupati, jumlah masyarakat miskin sekitar 18 ribu orang, sekarang turun menjadi sekitar 13 ribu orang. Persentase kemiskinan juga turun dari 5 persen menjadi 4 persen,” jelasnya.

Tak hanya itu, keberhasilan juga terlihat pada penanganan stunting. Pemkab Sidrap menerapkan program “Genting” atau Gerakan Orang Tua Asuh Bebas Stunting yang melibatkan seluruh unsur pemerintah dan Forkopimda.

Melalui program tersebut, kepala dinas, TNI, Polri, hingga berbagai pihak ditugaskan menjadi orang tua asuh bagi anak stunting dan keluarga rentan. Pendampingan dilakukan sejak masa kehamilan, proses menyusui, hingga masa tumbuh kembang anak.

“Kita buatkan SK Bupati agar setiap pihak membina warga stunting. Perhatian diberikan mulai dari makanan, minuman, hingga pendampingan kesehatan ibu dan anak,” kata Syaharuddin.

Hasilnya, angka stunting di Kabupaten Sidrap berhasil ditekan secara signifikan. Dari sebelumnya sekitar 6 ribu kasus, kini tersisa sekitar 1.200 kasus.

Menurut Syaharuddin Alrif, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah.

“Mempertahankan prestasi tentu lebih sulit. Namun penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dan meraih penghargaan lainnya, termasuk dalam pengendalian inflasi, penurunan pengangguran terbuka, hingga penguatan creative financing,” ungkapnya.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, para gubernur, bupati/wali kota, serta jajaran Forkopimda se-Sulawesi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *