KENDARI, Lensainformasi.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sultra menginisiasi pembentukan Gerai Ekspor Sultra (GETRA) sebagai upaya memperluas akses pasar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga ke pasar internasional.
GETRA dibangun melalui kolaborasi dengan Bea Cukai, Badan Karantina Indonesia, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk menghadirkan layanan terpadu bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan pasar ekspor.
Gerai tersebut diharapkan menjadi pusat konsultasi, pelatihan, pendampingan, hingga fasilitasi ekspor sehingga semakin banyak UMKM Sulawesi Tenggara mampu memasuki pasar internasional.
Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, mengajak seluruh pelaku UMKM memanfaatkan layanan GETRA sebagai sarana belajar mengenai ekspor sekaligus memperoleh pendampingan secara berkelanjutan.
Melalui pendampingan tersebut, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memenuhi standar pasar internasional, serta memperluas akses produk unggulan Sulawesi Tenggara ke pasar global.
Penguatan akses pasar menjadi salah satu fokus Sultra Maimo 2026 selain pengembangan kualitas produk, digitalisasi usaha, dan peningkatan akses pembiayaan bagi UMKM di Sulawesi Tenggara.












