Edukasi CBP Rupiah BI Sultra Sasar Mahasiswa UHO, Kenalkan Cara Cinta dan Paham Rupiah

KENDARI, Lensainformasi.com — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan kunjungan edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah bagi mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO), Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Wakatobi, KPw BI Sultra tersebut diikuti mahasiswa Fakultas Hukum UHO serta Kelompok Studi Pasar Modal Fakultas Ekonomi dan Bisnis UHO.

Bacaan Lainnya

Edukasi CBP Rupiah merupakan upaya Bank Indonesia memperluas pemahaman mengenai Rupiah kepada mahasiswa, khususnya terkait cara mengenali, merawat, menggunakan, dan memahami peran Rupiah dalam kehidupan sehari-hari.

Materi edukasi disampaikan oleh Ld. Awaluddin Mardani, Asisten Penyelia Perkasan pada Unit Implementasi Pengelolaan Uang Rupiah KPwBI Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam materi Cinta Rupiah, mahasiswa diperkenalkan dengan cara mengenali keaslian Rupiah melalui prinsip 3D, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

Selain mengenali Rupiah, peserta juga diberikan pemahaman mengenai cara merawat uang Rupiah melalui prinsip 5J, yaitu jangan dilipat, jangan dicoret, jangan diremas, jangan distaples, dan jangan dibasahi.

Awaluddin menjelaskan perawatan uang Rupiah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas uang yang beredar sekaligus membantu masyarakat mengenali uang Rupiah dengan baik.

Selanjutnya, materi Bangga Rupiah menekankan pemahaman bahwa Rupiah merupakan simbol kedaulatan negara, alat pembayaran yang sah, sekaligus alat pemersatu bangsa.

Sementara melalui materi Paham Rupiah, peserta diberikan pemahaman mengenai penggunaan Rupiah secara bijak dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

“Pemahaman tersebut mencakup bagaimana masyarakat berbelanja, bertransaksi, dan berhemat dengan mendahulukan kebutuhan dibandingkan keinginan,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa UHO mendapatkan edukasi mengenai pentingnya mengenali dan merawat Rupiah, menggunakan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah, serta memahami penggunaannya secara bijak dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kegiatan edukasi CBP Rupiah ini menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia dalam memperluas literasi mengenai Rupiah kepada masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda,” tutup Awaluddin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *