Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Asmo Sulsel Gelar Edukasi Safety Riding di Gowa

NASIONAL, Lensainformasi.com — Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menggelar edukasi safety riding bagi kalangan pelajar.

Kali ini, kegiatan menyasar siswa-siswi SMAN 10 Gowa, Sulawesi Selatan, pada Kamis 16 April 2026, dengan melibatkan sekitar 40 peserta.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Asmo Sulsel bersama Polres Gowa dan Jasa Raharja dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan pelajar.

Edukasi dipandu oleh Wanny yang menyampaikan materi secara teoritis dengan pendekatan komunikatif dan mudah dipahami.

Para siswa dibekali pemahaman dasar terkait pentingnya keselamatan berkendara sebelum terjun langsung sebagai pengguna jalan.

Dalam pemaparannya, Wanny menekankan pentingnya menjaga fokus dan kewaspadaan saat berkendara.

Ia menjelaskan bahwa kurangnya konsentrasi menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas.

“Keselamatan berkendara dimulai dari diri sendiri. Pastikan kita dalam kondisi fokus, tidak mengantuk, serta selalu waspada terhadap situasi di sekitar. Hal-hal yang dianggap sepele justru bisa berdampak besar,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahaya berkendara dalam kondisi fisik yang tidak prima, seperti kelelahan atau mengantuk.

Pengendara diimbau untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan baik serta memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum berkendara.

Penggunaan perlengkapan berkendara turut menjadi perhatian dalam edukasi ini. Wanny menegaskan pentingnya penggunaan helm, jaket, sepatu, dan celana panjang sebagai upaya meminimalkan risiko fatalitas saat terjadi kecelakaan.

Sementara itu, SMAN 10 Gowa dinilai telah menerapkan aturan yang cukup ketat terkait keselamatan berkendara bagi siswa.

Setiap siswa yang membawa sepeda motor ke sekolah diwajibkan menggunakan helm dan perlengkapan berkendara lainnya.

Pengawasan juga dilakukan oleh tim khusus guna memastikan aturan tersebut berjalan dengan baik.

Dengan dukungan dari pihak sekolah, Asmo Sulsel optimistis edukasi ini dapat memperkuat kesadaran siswa terhadap pentingnya keselamatan berkendara.

Diharapkan, para pelajar tidak hanya menjadi pengendara yang tertib dan aman, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam membangun budaya berlalu lintas yang lebih baik di lingkungan sekitarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *