Dikbud Konawe Selatan: Pawai Budaya HUT ke-23 Konsel Jadi Momentum Lestarikan Budaya dan Dongkrak UMKM

KONAWE SELATAN, Lensainformasi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) tampil semarak dalam pawai budaya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Konsel yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Selatan, Saiful Akbar Kalenggo, yang turut memimpin barisan Dikbud bersama seluruh jajaran dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah Nusantara.

Bacaan Lainnya

Dengan penuh semangat, barisan Dikbud Konawe Selatan menempuh rute pawai sejauh kurang lebih dua kilometer, dimulai dari depan Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) hingga berakhir di panggung utama depan Kantor Kejaksaan Negeri Konawe Selatan.

Setibanya di panggung kehormatan, jajaran Dikbud Konawe Selatan menampilkan yel-yel penuh semangat yang disambut meriah oleh Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo, Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama Imran, Ketua TP PKK Konawe Selatan Nurlita Jaya, Wakil Ketua TP PKK dr. Rizki Rahmadani Ahmad, unsur Forkopimda, serta ratusan masyarakat yang hadir menyaksikan kegiatan.

Selaku Ketua Panitia Pawai Budaya, Saiful Akbar Kalenggo mengungkapkan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), 25 kecamatan, mahasiswa serta berbagai organisasi masyarakat dengan total 69 barisan peserta.

“Diperkirakan jumlah peserta yang terlibat mencapai sekitar 6.000 orang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pawai budaya ini tidak hanya menjadi ajang perayaan hari jadi daerah, tetapi juga sebagai sarana mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Konawe Selatan yang multikultural.

Menurutnya, seluruh suku yang ada di Konawe Selatan turut terwakili dalam kegiatan tersebut, mencerminkan harmonisasi dan kekayaan budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Selain itu, Saiful menilai pelaksanaan pawai budaya juga membawa dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut meramaikan area kegiatan.

“Adanya pawai budaya ini ikut menghidupkan UMKM dan memberikan efek ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan konsep yang semakin baik dan lebih meriah, sehingga menjadi agenda budaya unggulan daerah.

Pawai budaya HUT ke-23 Konawe Selatan pun menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga pelestarian budaya, memperkuat persatuan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui event-event daerah yang inklusif dan meriah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *