KENDARI, Lensainformasi.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, secara resmi membuka Halal Cooking Competition yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara di kawasan wisata Pulau Bokori, Sabtu (25/4/2026).
Kompetisi memasak tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Syariah Kawasan Timur Indonesia 2026 yang terintegrasi dalam agenda Harmoni Sultra 2026 serta perayaan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutannya, Gubernur Sultra menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM kuliner halal.
Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi wadah strategis untuk mengembangkan kreativitas pelaku usaha kuliner lokal sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Tenggara.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sangat mendukung kegiatan seperti ini karena mampu mendorong pengembangan UMKM, memperkuat ekonomi syariah, serta mempromosikan potensi kuliner lokal daerah,” ujar Andi Sumangerukka.
Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai dari TP PKK kabupaten/kota se-Sultra, pelajar, hingga profesional kuliner.
Peserta berlaga dalam beberapa kategori lomba, di antaranya lomba cipta menu pangan lokal dan kreasi masakan halal.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya chef ternama nasional, Chef Juna Rorimpandey, yang didapuk sebagai juri utama.
Chef Juna menilai langsung hasil masakan peserta berdasarkan cita rasa, kreativitas menu, dan teknik penyajian. Ia juga turut memeriahkan acara melalui demonstrasi memasak secara langsung di hadapan peserta dan pengunjung.
Penyelenggaraan Halal Cooking Competition ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat promosi kuliner halal Sulawesi Tenggara sekaligus mendorong pelaku UMKM agar lebih inovatif dan berdaya saing.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian Harmoni Sultra 2026 yang memadukan promosi ekonomi kreatif, penguatan ekonomi syariah, serta pengembangan sektor pariwisata daerah.










