EKSiS 2026 Jadi Strategi OJK Dorong Masyarakat Makin Kenal dan Manfaatkan Keuangan Syariah

NASIONAL, Lensainformasi.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah untuk mendorong masyarakat semakin memahami, percaya, serta memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah secara bijak.

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, salah satunya melalui penyelenggaraan Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026 yang berlangsung 20–23 Agustus 2026 di Kota Kasablanka, Jakarta.

Bacaan Lainnya

EKSiS 2026 mengusung tema “Tumbuh Bersama, Bermanfaat untuk Semua” dan menjadi wadah kolaborasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi, edukasi, serta produk dan layanan keuangan syariah.

Penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi semakin relevan berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang mencatat indeks literasi keuangan syariah sebesar 43,07 persen, sementara indeks inklusi keuangan syariah mencapai 13,24 persen.

Data tersebut menunjukkan masih terdapat ruang untuk memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus mendorong peningkatan pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, mengatakan pengembangan keuangan syariah tidak hanya berkaitan dengan transaksi, tetapi juga menyangkut aspek keadilan, kemitraan, kepercayaan, dan kemaslahatan.

“Keuangan syariah bukan hanya tentang bagaimana kita melakukan transaksi, tapi keuangan syariah adalah tentang bagaimana kita membangun keadilan, kemitraan, kepercayaan, dan kemaslahatan,” kata Dicky saat membuka EKSiS 2026, Kamis (20/8/2026).

Menurut Dicky, peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem keuangan syariah yang semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan eksistensi dan daya saing di tingkat global. Sejalan dengan perkembangan tersebut, industri keuangan syariah nasional juga terus bertumbuh dan berperan dalam mendukung perekonomian.

Namun, pertumbuhan industri tidak hanya diukur dari besaran industri, tetapi juga dari kemampuan memberikan manfaat yang semakin luas dan layanan berkualitas kepada masyarakat.

“Industri keuangan harus tumbuh. Tapi tumbuh dengan manfaat yang makin meluas. Tumbuh dengan kualitas,” tegasnya.

Dicky mengatakan EKSiS menjadi jembatan dari pengetahuan menuju pemahaman, dari pemahaman menuju pilihan, hingga membangun keyakinan masyarakat bahwa produk keuangan syariah merupakan pilihan berkualitas yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi riil, dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya berjalan beriringan antara peningkatan literasi dan perluasan inklusi keuangan syariah. Masyarakat tidak hanya perlu memahami karakteristik produk dan layanan, tetapi juga memperoleh akses dan kemudahan untuk menggunakannya sesuai kebutuhan.

Dorong UMKM dan Lapangan Kerja

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengatakan keuangan syariah harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, sektor tersebut dapat berkontribusi melalui dukungan terhadap penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha, peningkatan kapasitas UMKM, serta mendorong generasi muda menjadi wirausahawan.

“Ekonomi syariah harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan ekonomi kita. Dia harus membantu menciptakan lapangan kerja, membantu UMKM naik kelas, membantu masyarakat memiliki usaha, membantu generasi muda menjadi entrepreneur, dan pada akhirnya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Anis.

Ia menekankan pengembangan industri keuangan syariah tidak hanya diarahkan untuk tumbuh cepat, tetapi juga memperbesar skala ekonomi, mendorong UMKM naik kelas, serta membuka ruang bagi inovasi dengan tetap memperhatikan tata kelola, prinsip kehati-hatian, dan pelindungan konsumen.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Farid Azhar Nasution mengatakan peningkatan permintaan masyarakat terhadap produk keuangan syariah perlu berjalan seiring dengan inovasi dan peningkatan kualitas penawaran dari industri.

“Semakin banyak masyarakat menggunakan produk syariah, semakin besar pula dorongan bagi industri untuk berinovasi. Permintaan dan penawaran terus tumbuh bersama dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” ujar Farid.

Farid berharap keikutsertaan LPS dalam EKSiS dapat memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku UMKM, agar semakin memahami dan memanfaatkan layanan keuangan syariah secara bijak.

Hadirkan 40 Booth

Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta Muhammad Herizkianto mengatakan digitalisasi memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan informasi dan edukasi keuangan syariah.

“Dalam konteks tersebut, digitalisasi dapat menjadi enabler yang strategis. Memanfaatkan teknologi digital memungkinkan informasi dan edukasi keuangan syariah dapat menjangkau masyarakat dengan lebih mudah, cepat, dan luas, kapan pun dan di mana pun,” kata Herizkianto.

EKSiS 2026 berlangsung selama empat hari dengan menghadirkan 34 booth Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) syariah serta enam booth produk halal dan ekosistem syariah.

Masyarakat juga dapat mengenal keuangan syariah melalui berbagai sesi edukasi dan talkshow yang dikemas secara interaktif.

Pembukaan EKSiS 2026 turut dihadiri Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK M. Ismail Riyadi, Kepala OJK Jabodebek Edwin Nurhadi, serta pimpinan kementerian/lembaga terkait, Pemerintah Daerah, dan direksi serta pimpinan PUJK syariah.

Melalui EKSiS 2026, OJK terus mendorong kolaborasi, inovasi, dan digitalisasi untuk memperluas akses serta pemanfaatan keuangan syariah. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan produk dan layanan yang kompetitif dan sesuai kebutuhan masyarakat, perluasan jaringan layanan, serta penguatan literasi berbasis komunitas dan pendidikan keagamaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *