KONAWE SELATAN, Lensainformasi.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Konawe Selatan (Konsel) menyiapkan tujuh tenaga kesehatan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi peserta didik di Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda Konawe Selatan, Desa Lebo, Kecamatan Konda, Sulawesi Tenggara.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan dan pihak Sekolah Unggul Garuda terkait fasilitasi tenaga kesehatan di lingkungan sekolah.
Tujuh tenaga kesehatan yang disiapkan terdiri atas dua dokter, empat perawat dan satu nutrisionis. Mereka akan mendukung pelayanan kesehatan siswa selama mengikuti proses pendidikan, termasuk pemantauan kesehatan, penanganan awal gangguan kesehatan serta pemenuhan kebutuhan gizi.
Kepala Dinas Kesehatan Konawe Selatan, Nurlita Jaya AS, mengatakan penyediaan tenaga kesehatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan aspek kesehatan menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.
“Pemenuhan tenaga kesehatan di Sekolah Unggul Garuda merupakan bagian dari komitmen kita untuk memastikan para siswa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik selama berada di lingkungan sekolah,” ujar Nurlita, Jumat (4/9).
Menurut Nurlita, keberadaan tenaga kesehatan semakin penting karena Sekolah Unggul Garuda menerapkan sistem pendidikan berasrama. Karena itu, dukungan tenaga kesehatan tidak hanya diarahkan pada penanganan ketika siswa mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga untuk memperkuat upaya promotif dan preventif.
Dua dokter, empat perawat dan satu nutrisionis tersebut diharapkan dapat melakukan pemantauan kesehatan siswa secara berkala, memberikan penanganan awal ketika terjadi gangguan kesehatan, serta memberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat.
“Termasuk pemenuhan kebutuhan gizi siswa. Karena kesehatan dan gizi sangat berpengaruh terhadap kemampuan anak mengikuti proses pendidikan secara optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Unggul Garuda Konawe Selatan, Dian Anggraini, menyambut baik kerja sama dengan Dinas Kesehatan Konawe Selatan.
Menurut Dian, dukungan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan mengingat sekolah menerapkan sistem pendidikan berasrama, sehingga aspek kesehatan siswa perlu mendapat perhatian selama mereka mengikuti kegiatan pendidikan.
“Dengan adanya dukungan tenaga kesehatan ini, kami berharap para siswa dapat belajar dengan lebih nyaman, sehat dan optimal. Ini tentu menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas,” ungkap Dian.
Dian berharap kerja sama tersebut dapat semakin memperkuat ekosistem pendidikan di Sekolah Unggul Garuda Konawe Selatan, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam pembinaan kesehatan, kebugaran dan pemenuhan gizi peserta didik.










