Polda Sultra Beri Penghargaan Anumerta untuk Aiptu Fajar Iwu yang Gugur Saat Bertugas

BUTON, Lensainformasi.com – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Aiptu Fajar Iwu, anggota Polri yang gugur dalam menjalankan tugas, dengan menganugerahkan kenaikan pangkat luar biasa secara anumerta.

Upacara penghargaan tersebut berlangsung khidmat di halaman Mapolres Buton, dipimpin langsung oleh Direktur Pengamanan Objek Vital (Dir Pamobvit) Polda Sultra, Kombes Pol Andi Herman, mewakili Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto.

Bacaan Lainnya

Almarhum Aiptu Fajar Iwu gugur saat melaksanakan tugas pencarian terhadap terduga pelaku penikaman. Dalam insiden tragis tersebut, ia justru menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal (OTK).

Sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan pengabdiannya, Polda Sultra menganugerahkan kenaikan pangkat anumerta dari Aipda menjadi Ajun Inspektur Satu Polisi (Aiptu).

Dalam amanatnya, Kombes Andi Herman menyampaikan bahwa pengorbanan almarhum merupakan wujud nyata dari dedikasi dan panggilan jiwa sebagai anggota Polri.

“Almarhum telah menunjukkan keberanian dan loyalitas luar biasa dalam menjalankan tugas. Pengabdiannya akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri, khususnya di jajaran Polda Sultra,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kenaikan pangkat ini bukan sekadar simbol penghargaan, tetapi bentuk penghormatan atas nilai-nilai pengabdian dan keteladanan yang telah ditunjukkan almarhum.

Ia pun mengajak seluruh anggota Polri untuk menjadikan semangat almarhum sebagai motivasi dalam melaksanakan tugas dengan kewaspadaan, integritas, dan solidaritas tinggi.

Polda Sultra juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum, serta menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perhatian dan dukungan.

“Kami sadar tidak ada penghargaan yang dapat menggantikan rasa kehilangan yang dialami keluarga. Namun, institusi Polri akan selalu hadir mendampingi dan memberi perhatian,” ujar Kombes Andi.

Upacara ditutup dengan doa bersama untuk almarhum, agar segala amal baktinya diterima di sisi Allah SWT.

“Mari kita lanjutkan perjuangan almarhum dengan semangat dan dedikasi tinggi dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pungkas Kombes Andi Herman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *