Dukung Swasembada Pangan, Bank Sultra dan Kementan Teken Kerja Sama Kredit Usaha Alsintan

JAKARTA, Lensainformasi.com – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Bank Sultra resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP), Selasa (26/11/2024).

Penandatanganan berlangsung di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian melalui skema pembiayaan Kredit Usaha Alsintan (KUA).

Bacaan Lainnya

Kredit Usaha Alsintan merupakan program pembiayaan untuk pengadaan alat dan mesin pertanian (Alsintan), yang ditujukan kepada petani, kelompok tani/gabungan kelompok tani, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor pertanian.

Skema ini memberikan kemudahan dengan suku bunga hanya 3% yang ditanggung oleh petani, sementara sisanya disubsidi oleh pemerintah.

Pembiayaan ini berlaku untuk plafon antara Rp500 juta hingga Rp2 miliar, sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 167 Tahun 2023.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Perlindungan dan Penyediaan Lahan Ditjen PSP Kementan, Dr. Atekan, SP., M.Si, Direktur Pembiayaan Ditjen PSP Kementan, Tedy Dirhamsyah, dan Direktur Utama Bank Sultra, Abdul Latif.

Direktur Pembiayaan Kementan, Tedy Dirhamsyah, menjelaskan bahwa KUA merupakan terobosan pembiayaan Alsintan dengan menggandeng sektor perbankan sebagai mitra strategis pemerintah.

“Program ini dirancang untuk memudahkan petani mengakses alat pertanian modern dengan subsidi bunga, sehingga meningkatkan efisiensi dan daya saing,” ujarnya.

Direktur Utama Bank Sultra, Abdul Latif, menegaskan komitmen perusahaannya dalam mendukung pertumbuhan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah.

“Melalui penyaluran Kredit Usaha Alsintan, kami berharap dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Kami juga siap memberikan solusi keuangan yang relevan dan berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

Abdul Latif juga menyampaikan optimisme bahwa kolaborasi antara sektor keuangan dan pemerintah akan memberikan dampak positif terhadap penguatan ekonomi lokal, khususnya di wilayah yang mengandalkan pertanian sebagai sumber utama penghidupan.

Selain Bank Sultra, kegiatan penandatanganan kerja sama ini juga diikuti oleh Bank Jatim dan Bank Sulselbar yang turut serta dalam mendukung implementasi program Kredit Usaha Alsintan di wilayah kerja masing-masing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *