Polres Bombana dan Polsek Lantari Jaya Buka Pasar Murah di Bulan Suci Ramadan

LANTARI JAYA, Lensainformasi.com – Dalam rangka membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga bahan pokok di bulan suci Ramadan, Polsek Lantari Jaya bekerja sama dengan Polres Bombana menggelar Pasar Murah pada Kamis (6/3/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol Dwi Irianto, S.I.K., M.Si., bersama Wakapolda Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H., serta jajaran pejabat utama Polda Sultra.

Bacaan Lainnya

Turut hadir Kapolres Bombana, AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.K., dan Kapolsek Lantari Jaya, IPDA Prasetyo Nento, S.H., CPM.

Kapolsek Lantari Jaya, IPDA Prasetyo Nento, menjelaskan bahwa pasar murah ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat dengan menyediakan kebutuhan pokok berkualitas dengan harga terjangkau.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Polri untuk membantu perekonomian warga, sekaligus menjaga stabilitas harga agar inflasi lokal dapat ditekan,” ujarnya.

Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dengan adanya akses kebutuhan pokok yang lebih mudah dan terjangkau, angka kriminalitas yang berpotensi meningkat akibat kesulitan ekonomi dapat ditekan.

“Jika kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik, maka stabilitas keamanan juga lebih terjaga. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman,” tambah IPDA Prasetyo.

Pasar murah ini juga mendapat dukungan dari PT Jhonlin Batu Mandiri yang turut memberikan subsidi harga untuk beberapa komoditas, termasuk gula pasir yang dijual seharga Rp14.200 per kilogram.

Dengan adanya program ini, Polsek Lantari Jaya berharap dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang kondusif di wilayah hukumnya.

“Semoga kegiatan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya di bulan Ramadan, dan kami akan terus berupaya hadir dalam setiap aspek kehidupan warga,” tutup IPDA Prasetyo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *