KONAWE SELATAN, Lensainformasi.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025.
Hal ini ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati Konawe Selatan, Wahyu Ade Pratama Imran, pada kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 yang digelar di Desa Lamomea, Kecamatan Konda, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada pelaksanaan Kuartal IV (Oktober–Desember 2025), Polda Sulawesi Tenggara menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 1.814,37 hektar yang tersebar di seluruh wilayah Sultra. Sementara khusus untuk Kabupaten Konawe Selatan, total lahan yang ditanami mencapai 16 hektar, dengan rincian:
• 5 hektar lahan kelompok tani binaan Polri,
• 10 hektar lahan masyarakat/swasta binaan Polri, dan
• 1 hektar lahan tumpang sari.
Seluruh lahan tersebut dikelola secara kolaboratif dengan harapan dapat menghasilkan panen optimal serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama Imran menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Polri, pemerintah daerah, dan para petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Pemerintah Pusat melalui Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 18 Tahun 2025 telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung pipilan kering di tingkat petani sebesar Rp5.500 per kilogram, berlaku sejak 5 Februari 2025. Kebijakan ini melindungi petani dari fluktuasi harga dan menjaga daya saing jagung di industri hilir,” jelas Wahyu Imran.
Ia juga menambahkan, pemerintah melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) ditugaskan untuk menyerap jagung pipilan kering sesuai HPP sebagai bagian dari pengelolaan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP).
Langkah tersebut menjadi bukti nyata bahwa komoditas jagung merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan pertanian dan penguatan ekonomi masyarakat, khususnya di Konawe Selatan.
Kegiatan penanaman jagung serentak ini turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan benih jagung hibrida premium kepada kelompok tani di Desa Lamomea sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
Danrem 143/HO yang diwakili Pasi Ter Korem 143/HO, Kapolda Sultra diwakili Kapolresta Kendari, perwakilan Kejati Sultra, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Sultra Hasmawati, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Konawe Selatan, Sekcam Konda, Kapolsek Konda, penyuluh pertanian, serta para kepala desa se-Kecamatan Konda.
Dengan terlaksananya penanaman jagung serentak ini, diharapkan Kabupaten Konawe Selatan dapat terus berkontribusi aktif dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Swasembada Pangan 2025.












