KENDARI, Lensainformasi.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Nurlita Jaya AS, S.Sos., M.Kes., menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) V Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Konsel yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (15/1/2026).
Muscab V IBI Konsel mengusung tema “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesambungan Berbasis Bukti”.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak.
Dalam sambutannya, Nurlita Jaya menegaskan keberadaan bidan memiliki peran yang sangat strategis dalam pembinaan, pelayanan, dan pembangunan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Konawe Selatan.
Menurutnya, bidan merupakan tenaga kesehatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat dan menjadi perpanjangan tangan pemerintah di sektor kesehatan.
“Bidan adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, bidan harus menunjukkan perannya sebagai pelayan kesehatan yang profesional dalam menciptakan kesehatan ibu dan anak yang unggul, sehat, dan berkualitas di Konawe Selatan,” ujar Nurlita Jaya.
Ia berharap, melalui Muscab V IBI ini, seluruh bidan dapat segera menyusun perencanaan, mengatur strategi, serta bergerak cepat memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak secara berkualitas, terutama di wilayah pelosok desa dan kecamatan yang belum sepenuhnya terjangkau layanan kebidanan.
“Jangan sampai kesehatan ibu dan anak di Konawe Selatan terabaikan. Jika pelayanan menurun dan angka kematian ibu serta anak meningkat, tentu akan berdampak negatif, baik bagi pemerintah daerah maupun bagi profesi bidan itu sendiri,” tegasnya.
Lebih lanjut, Nurlita Jaya menyampaikan bahwa profesi bidan merupakan tenaga profesional di bidang kesehatan yang bertanggung jawab dan akuntabel, serta bekerja sebagai mitra perempuan dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Untuk mewujudkan bidan yang profesional, dibutuhkan pembinaan yang berkelanjutan berbasis sistem karier dan prestasi kerja, yang didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas.
Melalui momentum Muscab V IBI ini, Nurlita Jaya juga berharap Ikatan Bidan Indonesia dapat terus menggalang persatuan dan persaudaraan antar sesama bidan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota, khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak serta kesejahteraan keluarga.
Selain itu, IBI diharapkan terus berperan aktif membantu pemerintah dalam pembangunan nasional, khususnya dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Konawe Selatan.
“Semua upaya ini sejalan dengan visi kita bersama untuk mewujudkan masyarakat Konawe Selatan yang sehat, cerdas, dan sejahtera (SETARA),” pungkas Nurlita Jaya.












