KENDARI, Lensainformasi.com — Keselamatan berkendara tidak hanya menjadi tanggung jawab pengendara umum, tetapi juga menjadi kebutuhan penting bagi para profesional yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari.
Menyadari hal tersebut, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menggelar edukasi safety riding khusus bagi Sales Force dan Team Leader Honda wilayah Sulawesi Tenggara, Senin, 26 Januari 2026, di Maimo Cafe, Kota Kendari.
Sebanyak 25 peserta yang terdiri dari sales force dan team leader Honda mengikuti kegiatan ini.
Dalam aktivitas sehari-hari, mereka menjadi ujung tombak perusahaan yang aktif berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya, sehingga memiliki potensi risiko kecelakaan yang cukup tinggi apabila tidak dibekali pemahaman keselamatan berkendara yang memadai.
Edukasi ini dipandu langsung oleh instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny.
Ia mengawali sesi dengan mengajak peserta merefleksikan kebiasaan berkendara yang kerap dianggap sepele, namun justru menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas, seperti kurang fokus, terburu-buru, hingga mengabaikan penggunaan perlengkapan keselamatan.
Berbeda dengan edukasi yang menyasar pelajar atau masyarakat umum, materi kali ini dirancang sesuai karakter pekerjaan sales force yang dinamis.
Peserta dibekali teknik berkendara yang relevan dengan aktivitas lapangan, mulai dari cara berbelok dan menikung dengan aman, menjaga jarak aman di tengah lalu lintas padat, hingga teknik berboncengan yang benar saat membawa rekan kerja maupun konsumen.
Selain keterampilan teknis, aspek perlindungan diri juga menjadi perhatian utama. Peserta diingatkan untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, serta celana panjang sebagai perlengkapan wajib berkendara.
Menurut Wanny, penggunaan perlengkapan tersebut bukan sekadar memenuhi aturan lalu lintas, melainkan sebagai bentuk perlindungan diri dari risiko cedera serius saat terjadi kecelakaan.
“Sales force Honda merupakan representasi brand Honda di mata masyarakat. Ketika mereka berkendara dengan aman dan bertanggung jawab, pesan keselamatan itu akan tersampaikan secara tidak langsung kepada konsumen dan pengguna jalan lainnya. Edukasi ini kami berikan agar mereka tidak hanya selamat di jalan, tetapi juga menjadi teladan positif,” ujar Wanny.
Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap budaya safety riding dapat semakin tertanam kuat di lingkungan internal Honda, khususnya bagi sales force dan team leader yang memiliki peran strategis dalam operasional perusahaan.
Selain meningkatkan keselamatan kerja, program ini juga diharapkan mampu mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih aman dan tertib di wilayah Sulawesi Tenggara.












