KENDARI, Lensainformasi.com – Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) se-Sulawesi Tenggara resmi dilantik dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di salah satu hotel di Kendari, Jumat malam (10/4/2026).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan acara halalbihalal dan mengusung tema “Gerak Kolaborasi IKA PMII untuk Sultra Maju”.
Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi, Ketua PW IKA PMII Sultra Ali Rahman, jajaran Pengurus Besar IKA PMII Yayat Hidayat, Anggota DPR RI Dapil Sultra Jaelani, para alumni PMII dari berbagai kabupaten/kota serta sejumlah kepala daerah di Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk IKA PMII.
“Kami Pemerintah Provinsi membuka ruang seluas-luasnya untuk bersinergi. Kondisi yang dihadapi saat ini membutuhkan kolaborasi semua pihak. Kami siap berdiskusi dan bekerja bersama demi kemajuan Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi, mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan pengurus IKA PMII di tingkat wilayah dan cabang.
Ia mendorong seluruh alumni untuk melihat pembangunan daerah secara komprehensif dan tidak terjebak pada pola pikir negatif terhadap berbagai kebijakan.
“Perspektif kita harus komprehensif. Kita tidak boleh terus berada dalam pola negative campaign atau negative perception. Tugas alumni adalah membangun kolaborasi dan sinergi dalam mendukung ide-ide pembangunan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya memperluas cakupan kepengurusan IKA PMII di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara agar peran organisasi semakin optimal dalam pembangunan daerah.
Ketua PW IKA PMII Sultra, Ali Rahman, dalam sambutannya menegaskan bahwa PMII dan IKA PMII merupakan forum pengabdian yang memiliki tanggung jawab besar terhadap masyarakat dan pemerintah.
Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas internal sebagai fondasi utama organisasi.
“IKA PMII tidak lahir begitu saja tanpa perjuangan kader-kader PMII. Karena itu, solidaritas internal harus terus dijaga dan diperkuat,” ujarnya.
Ali Rahman juga menegaskan bahwa IKA PMII siap menjadi mitra strategis pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Menurutnya, alumni PMII saat ini memiliki sumber daya yang mumpuni dan tersebar di berbagai sektor, mulai dari politik, birokrasi, hingga dunia usaha.
“Alumni PMII saat ini sudah siap berkontribusi. Tidak hanya di ruang politik, tetapi juga di berbagai sektor strategis lainnya. Ini adalah bagian dari pengabdian kader untuk bangsa dan daerah,” pungkasnya.










