SULAWESI TENGGARA, Lensainformasi.com – Di halaman pabrik penggilingan gabah milik H. Laonggo di Desa Mataiwoi, Kecamatan Mowila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) mobil Toyota Dyna dan Hilux Singel Cabin yang dibeli saat merintis usaha pada tahun 2015 masih tampak perkasa mengangkut gabah dan beras.
Kendaraan tersebut tak hanya menjadi saksi perjalanan bisnis H. Laonggo selama belasan tahun, tetapi hingga kini masih digunakan oleh generasi penerus keluarganya.
Bagi H. Laonggo, kendaraan bukan sekedar alat transportasi. Dalam usaha yang dilakoninya, ketangguhan kendaraan menjadi faktor penting untuk menjaga distribusi hasil panen tetap berjalan lancar.
“Sejak merintis usaha pada tahun 2015 saya sudah menggunakan Toyota. Bahkan sampai sekarang masih digunakan anak-anakku untuk mengangkut gabah dan beras,” ungkap H. Laonggo kepada Lensainformasi beberapa hari yang lalu.
Menurutnya, alasan utama tetap memilih Toyota adalah daya tahan kendaraan yang terbukti mampu bekerja dalam aktivitas usaha sehari-hari.
“Yang saya rasakan, Toyota itu kuat, awet, dan perawatannya mudah serta spare part nya gampang didapat. Itu yang membuat saya tetap percaya menggunakan Toyota,” katanya.
Kisah H. Laonggo menjadi salah satu pembuktian nyata bagaimana kendaraan Toyota tetap produktif meski telah berusia lebih dari satu dekade. Tak sedikit kendaraan Toyota yang masih beroperasi dengan baik dan menjadi bagian dari perjalanan usaha masyarakat di berbagai daerah.
Sementara itu, General Manager Marketing Kalla Toyota, Suliadin mengatakan pengalaman konsumen seperti H. Laonggo sejalan dengan slogan Toyota yakni “Menembus Batas: Ketangguhan Mesin yang Diwariskan dari Generasi ke Generasi”.
Menurutnya, ketangguhan Toyota bukan hadir secara instan, melainkan melalui proses pengujian yang ketat sebelum kendaraan dipasarkan kepada konsumen.
“Setiap unit Toyota menjalani pengujian yang sangat ketat, mulai dari mesin, sasis hingga bodi kendaraan. Karena itu kualitas dan durability Toyota sudah terbukti selama puluhan tahun,” ujar Suliadin kepada Lensainformasi, Senin (8/6/2026).
Ia menambahkan, salah satu indikator yang paling mudah dilihat adalah masih banyaknya kendaraan Toyota berusia lebih dari 10 tahun yang masih eksis di jalan raya maupun digunakan dalam kegiatan usaha.
“Masih sangat banyak unit Toyota yang berumur di atas 10 tahun yang berkeliaran di jalanan. Itu menjadi bukti nyata ketangguhan Toyota,” katanya.
Selain kualitas produk, faktor perawatan berkala juga menjadi kunci umur panjang kendaraan. Toyota didukung jaringan bengkel resmi yang luas dan ketersediaan suku cadang yang mudah dijangkau oleh konsumen.
Di tengah perkembangan teknologi otomotif, Toyota juga terus menghadirkan inovasi tanpa mengabaikan aspek daya tahan. Salah satunya melalui penerapan Teknologi Mesin Siklus Atkinson pada sejumlah lini kendaraan hybrid yang dirancang untuk menjaga keseimbangan antara performa, efisiensi bahan bakar, dan ketahanan mesin.
Suliadin menilai ketangguhan mesin hingga kini masih menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam memilih kendaraan, khususnya di wilayah Sulawesi yang banyak digunakan untuk menjangkau daerah-daerah dengan kondisi jalan yang beragam.
“Ketangguhan mesin tetap menjadi faktor utama. Teknologi dan fitur menjadi faktor pendukung dalam pemilihan kendaraan,” jelasnya.
Baginya, pengalaman pelanggan seperti H. Laonggo menjadi bukti bahwa kendaraan Toyota tidak hanya mampu bertahan lama, tetapi juga memiliki nilai yang dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
“Pilih Toyota! Kualitasnya telah terbukti puluhan tahun dan telah mendapatkan kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.












