KONAWE SELATAN, Lensainformasi.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan mengikuti Pertemuan Pembinaan Wilayah (Binwil) dalam rangka Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diselenggarakan oleh Direktorat Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara virtual melalui Zoom Meeting, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara serta seluruh Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan.
Pertemuan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi capaian sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala dalam pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayah Sulawesi Tenggara.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan, Nurlita Jaya, mengatakan bahwa pembinaan wilayah tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan keberhasilan pelaksanaan program prioritas kesehatan nasional.
“Melalui pertemuan ini, seluruh daerah diberikan kesempatan untuk memaparkan capaian, tantangan, serta langkah-langkah yang telah dilakukan dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bersama agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal,” ujar Nurlita.
Dalam forum tersebut, Kabupaten Konawe Selatan mencatatkan capaian yang menggembirakan.
Hingga 9 Juni 2026, pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah mencapai 31,58 persen, melampaui target Triwulan II yang ditetapkan sebesar 23 persen.
Selain itu, pelaksanaan CKG Sekolah juga menunjukkan hasil positif dengan capaian 26,9 persen, lebih tinggi dibanding target Triwulan II yang sebesar 17,5 persen.
Menurut Nurlita, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran Dinas Kesehatan, puskesmas, tenaga kesehatan, serta dukungan berbagai pihak dalam mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
“Alhamdulillah, capaian Konawe Selatan berada di atas target yang telah ditetapkan. Ini menunjukkan komitmen dan kerja keras seluruh tenaga kesehatan di lapangan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa Program Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan deteksi dini berbagai faktor risiko penyakit sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan lebih cepat sebelum kondisi kesehatan berkembang menjadi lebih serius.
Selain pelaksanaan pembinaan wilayah secara virtual, tim dari Kementerian Kesehatan juga melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan untuk melihat langsung implementasi program tersebut.
Di Kabupaten Konawe Selatan, tim Kementerian Kesehatan melakukan peninjauan ke Puskesmas Andoolo dan Puskesmas Ranomeeto guna memastikan pelaksanaan teknis Program CKG berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Kunjungan lapangan ini sangat penting karena memberikan gambaran langsung mengenai pelaksanaan program di tingkat puskesmas. Tim Kementerian Kesehatan dapat melihat berbagai inovasi, capaian, serta tantangan yang dihadapi di lapangan sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bersama,” jelas Nurlita.
Ia menambahkan, Dinas Kesehatan Konawe Selatan akan terus memperkuat sosialisasi dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat agar capaian Program CKG terus meningkat hingga akhir tahun.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan deteksi dini, berbagai penyakit dapat dicegah dan ditangani lebih cepat sehingga kualitas kesehatan masyarakat Konawe Selatan terus meningkat,” pungkasnya.














