KONAWE SELATAN, Lensainformasi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan melalui Dinas Kesehatan terus mengintensifkan upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui program Gerak Aksi Sehat Setara (GASS).
Salah satu implementasinya diwujudkan melalui Gerakan Bumil Sehat, sebuah kampanye kesehatan yang berfokus pada peningkatan kesehatan ibu hamil sebagai langkah awal pencegahan stunting.
Program tersebut dilaksanakan di Lapangan Gelora Atari Jaya, Rabu pagi (1/7/2026), dengan melibatkan kader Posyandu, ibu hamil beserta keluarga, Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan dan desa, para pemangku kepentingan di wilayah kecamatan, serta masyarakat umum.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan, Nurlita Jaya, mengatakan bahwa Gerakan Bumil Sehat merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat melalui pendekatan promotif dan preventif.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil, tetapi juga menjadi bagian dari strategi membangun generasi yang sehat dan berkualitas melalui pencegahan stunting sejak sebelum bayi dilahirkan.
“Melalui Gerakan Bumil Sehat, kami ingin mewujudkan ibu hamil yang sehat, bahagia, dan bebas anemia. Upaya ini merupakan langkah nyata dalam mempersiapkan generasi penerus yang tangguh sekaligus menekan risiko stunting sejak masa kehamilan,” ujar Nurlita.
Ia menjelaskan, keberhasilan pencegahan stunting sangat ditentukan oleh kondisi kesehatan ibu selama mengandung. Karena itu, Dinas Kesehatan terus mendorong pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil, pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta pencegahan anemia sebagai faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang janin secara optimal.
Nurlita menambahkan, Gerakan Bumil Sehat juga menjadi wadah edukasi bagi keluarga dan masyarakat agar memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu hamil.
Dukungan keluarga dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam menciptakan kehamilan yang sehat hingga proses persalinan.
“Kesehatan ibu hamil bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari keluarga, kader Posyandu, PKK, pemerintah desa hingga masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung lahirnya generasi yang sehat dan bebas stunting,” katanya.
Melalui Gerak Aksi Sehat Setara (GASS), Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan produktif di Kabupaten Konawe Selatan.










