KENDARI, Lensainformasi.com — Polresta Kendari terus menggencarkan upaya pencegahan tawuran dan kenakalan remaja melalui program Polresta Kendari Masuk Sekolah.
Kali ini, imbauan Kamtibmas disampaikan dalam upacara bendera di SMK Negeri 1 Kendari dan SMA Negeri 3 Kendari, Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi sarana kepolisian untuk memberikan edukasi secara langsung kepada para pelajar terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan, pelajar memiliki peran penting dalam menjaga situasi Kamtibmas dengan menjauhi berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami mengimbau para pelajar untuk tidak terlibat dalam tawuran, perkelahian, pengeroyokan maupun bentuk kekerasan lainnya. Tawuran bukan bentuk keberanian ataupun solidaritas, tetapi justru dapat merugikan diri sendiri, keluarga, sekolah dan masyarakat,” kata Welliwanto kepada Lensainformasi.com.
Menurutnya, para pelajar juga harus menghindari kelompok atau geng yang berpotensi mendorong terjadinya tawuran maupun tindakan negatif lainnya.
Polisi turut mengingatkan agar siswa tidak membawa senjata tajam, benda berbahaya maupun barang lainnya yang dapat digunakan untuk melukai orang lain ke lingkungan sekolah.
“Jangan membawa senjata tajam atau benda berbahaya ke sekolah. Hindari kelompok-kelompok yang berpotensi mengarah kepada tawuran dan kenakalan remaja,” tegasnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kendari mulai pukul 07.00 hingga 07.40 WITA. Dalam kegiatan itu, Kabagren Polresta Kendari Kompol Muslimin, S.H. bertindak sebagai inspektur upacara.
Sementara di SMA Negeri 3 Kendari, kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.40 WITA dengan Kasiwas Polresta Kendari Iptu Syarifuddin bertindak sebagai inspektur upacara.
Kegiatan di kedua sekolah tersebut diikuti kepala sekolah, dewan guru, staf tata usaha, seluruh siswa-siswi serta personel Polresta Kendari yang mendampingi.
Dalam penyampaian pesan Kamtibmas, kepolisian juga mengapresiasi pihak sekolah dan para siswa yang telah mengikuti upacara dengan tertib dan khusyuk.
Para pelajar diingatkan untuk mematuhi tata tertib sekolah serta menjaga nama baik almamater.
Welliwanto juga mengajak pihak sekolah dan dewan guru untuk meningkatkan pengawasan serta membangun komunikasi yang intensif dengan para siswa.
“Kami juga mengajak pihak sekolah dan para guru untuk terus meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan peserta didik. Dengan komunikasi yang baik, berbagai potensi persoalan dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.
Selain menjaga Kamtibmas, para pelajar didorong untuk mengisi masa sekolah dengan kegiatan positif dan mengejar prestasi.
“Kami berharap para pelajar fokus mengejar prestasi, memiliki cita-cita yang positif dan tidak mudah terpengaruh dengan lingkungan yang dapat membawa kepada tindakan negatif,” pungkasnya.










