KENDARI, Lensainformasi.com — Industri pasar modal di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan pertumbuhan yang pesat hingga akhir 2025. Nilai transaksi saham dan frekuensi transaksi mengalami peningkatan tajam dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan perkembangan tersebut menjadi indikator meningkatnya partisipasi masyarakat dalam investasi di pasar modal.
Hal tersebut disampaikan saat media briefing triwulan I dan rapat koordinasi Satgas PASTI di Gedung Learning Center OJK Sultra, Kamis (5/3/2026).
“Per Desember 2025, pasar saham Sulawesi Tenggara tumbuh signifikan dimana nilai transaksi saham naik 155,89 persen menjadi Rp608,11 miliar,” kata Bismi.
Ia menjelaskan, peningkatan tersebut juga diikuti lonjakan pada jumlah frekuensi transaksi saham. Jika pada Desember 2023 tercatat 48.714 transaksi dan Desember 2024 sebanyak 51.345 transaksi, maka pada Desember 2025 jumlahnya melonjak menjadi 183.831 transaksi atau naik 258,02 persen.
Sementara itu, nilai transaksi saham pada Desember 2023 tercatat sebesar Rp211,78 miliar, meningkat menjadi Rp237,68 miliar pada Desember 2024, dan kembali melonjak pada Desember 2025 menjadi Rp608,11 miliar.
Bismi menyebut salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan tersebut adalah meningkatnya literasi keuangan masyarakat di Sulawesi Tenggara.
Berdasarkan data OJK, Kota Kendari menjadi daerah dengan kontribusi terbesar dalam transaksi saham di Sultra. Pada Desember 2025, nilai transaksi saham di Kendari mencapai Rp239,34 miliar dengan 62.943 frekuensi transaksi, atau sekitar sepertiga dari total transaksi di provinsi tersebut.
Selain Kendari, beberapa daerah lain dengan nilai transaksi saham cukup besar antara lain Kolaka Rp89,82 miliar, Baubau Rp88,57 miliar, Konawe Selatan Rp28,08 miliar, dan Buton Tengah Rp26,15 miliar.
Sementara dari sisi frekuensi transaksi, setelah Kendari tercatat Baubau 32.251 transaksi, Kolaka 23.402 transaksi, Konawe Selatan 10.378 transaksi, dan Konawe 9.167 transaksi.












