Kurangi Ketergantungan pada Rentenir, OJK Sultra Dorong Akses Pembiayaan Ringan di Bombana

BOMBANA, Lensainformasi.com — Masih banyak masyarakat Kabupaten Bombana, khususnya pelaku UMKM dan petani, yang terpaksa meminjam kepada rentenir akibat sulitnya akses ke lembaga keuangan formal.

Persoalan ini mencuat dalam kegiatan edukasi keuangan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kecamatan Rumbia Tengah sebagai bagian dari program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), pada Jumat (2/5/2025).

Bacaan Lainnya

Dalam sesi tanya jawab, seorang peserta mengungkapkan bahwa syarat ketat dari perbankan kerap menjadi penghalang utama bagi masyarakat kecil untuk memperoleh pinjaman.

Akibatnya, banyak dari mereka terpaksa menggunakan jasa rentenir meski dengan bunga tinggi.

Menanggapi hal ini, Kepala Subbagian PEPK dan LMSt OJK Sultra, Desiyani Patra Rapang, menjelaskan bahwa saat ini telah tersedia Program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PKMR) melalui kerja sama Pemerintah Daerah dan IJK dalam wadah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

“Program ini menawarkan skema pembiayaan yang cepat dan murah, sehingga masyarakat dapat lepas dari ketergantungan pada rentenir dan praktik keuangan ilegal,” jelas Desiyani dalam siaran pers yang diterima media ini, Senin (6/5/2025).

Ia berharap peserta dapat menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekitarnya agar semakin banyak masyarakat yang terlindungi dari risiko keuangan yang merugikan dan mampu mengelola keuangan secara bijak.

Kepala Kecamatan Rumbia Tengah, Yusuf Alison, S.Sos., M.M., mengapresiasi terpilihnya wilayahnya sebagai lokasi edukasi.

Ia menyatakan kegiatan semacam ini sangat dibutuhkan karena sebelumnya belum pernah ada pelatihan serupa di daerahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *