KENDARI, Lensainformasi.com – Yayasan Hadji Kalla melalui LAZ Hadji Kalla resmi membuka pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 untuk mahasiswa di Sulawesi Tenggara.
Program ini memberikan dukungan biaya kuliah hingga Rp7.500.000 per semester, dapat diterima sampai lulus atau maksimal semester 8. Pendaftaran dibuka hingga 5 September 2025 dan informasi lengkap tersedia di situs resmi www.yayasanhadjikalla.or.id.
Selain bantuan biaya, penerima beasiswa juga akan mendapatkan pembekalan berupa pelatihan kepemimpinan, kelas pengembangan diri, program pengabdian di desa binaan Kalla, hingga kesempatan magang di berbagai unit usaha KALLA.
Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Therry Alghifary, menegaskan bahwa program ini bukan hanya soal biaya kuliah.
“Kami butuh meningkatkan jumlah penerima manfaat di Sulawesi Tenggara. Karena itu, kami ingin memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi setempat agar semakin banyak mahasiswa dapat terbantu. Beasiswa ini juga tentang menjaga semangat belajar agar tidak padam,” ujarnya di Kendari, Kamis (21/8).
Dukungan atas program ini datang dari perguruan tinggi. Toto Surianto, Wakil Rektor II Universitas Mandala Waluya Kendari menyebut Beasiswa Kalla sebagai harapan baru.
“Banyak mahasiswa kami berprestasi tetapi terkendala biaya. Program ini menghadirkan harapan baru, dan kami berharap sinergi ini dapat berlanjut,” tuturnya.
Senada dengan itu, H. Herman Titop, S.E., M.Si., Wakil Rektor III Universitas Sulawesi Tenggara, menilai program ini berperan menekan angka putus kuliah.
“Kerja sama ini sangat berarti bagi mahasiswa kami. Kehadiran Beasiswa Kalla menjadi langkah nyata dalam menekan angka putus kuliah di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Berdasarkan data Statistik Pendidikan Tinggi 2020–2022, angka putus kuliah di Sulawesi Tenggara memang menurun dari 8.173 mahasiswa pada 2020 menjadi 3.470 pada 2022. Namun, jumlah tersebut tetap menunjukkan masih banyak cita-cita mahasiswa yang belum terwujud.
Beasiswa Kalla pun hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan membentuk generasi muda yang unggul secara akademik, berkarakter, berdaya, serta siap berkontribusi bagi masyarakat.
Penerima Beasiswa Kalla 2022 turut membagikan pengalamannya. Nurfadillah, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Halu Oleo, menyampaikan manfaat yang ia rasakan.
“Bagi saya beasiswa ini sebagai jembatan bagi yang kekurangan biaya untuk melanjutkan kuliah. Kegiatan-kegiatannya juga sangat bermanfaat untuk pengembangan diri,” ungkapnya.










