3.300 Personel Gabungan Amankan Arus Mudik Idul Fitri di Sulawesi Tenggara

KENDARI, Lensainformasi.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat ‘Ketupat Anoa 2025’ dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1446 H, Kamis (20/3/2025).

Apel yang berlangsung di Lapangan Apel Mako Brimob Polda Sultra ini diikuti oleh personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, Senkom Mitra Polri, serta Satpam.

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam apel tersebut Kapolda Sultra Irjen Pol Dwi Irianto, S.I.K., M.Si., Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H., para pejabat Forkopimda Sultra, serta pejabat utama Polda Sultra.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.

“Operasi Ketupat 2025 ini bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat menjalani mudik dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kesiapan personel dan sarana prasarana harus benar-benar optimal,” ujar Andi Sumangerukka.

Pemerintah memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada 28 hingga 30 Maret 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 5 hingga 7 April 2025.

Untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat, Polri bersama TNI dan berbagai stakeholder terkait menggelar Operasi Ketupat 2025 dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”.

Kapolda Sultra Irjen Pol Dwi Irianto menyebutkan bahwa sekitar 3.300 personel gabungan yang disiagakan untuk mengamankan titik-titik rawan saat arus mudik maupun saat hari raya idul Fitri.

Seluruh jajaran kepolisian bersama mitra keamanan akan melakukan pengamanan di titik-titik strategis, seperti terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, serta jalur utama arus mudik dan balik.

Dengan pelaksanaan apel ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dapat menjalankan tugasnya dengan optimal demi menciptakan kondisi mudik yang aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *