KONAWE SELATAN, Lensainformasi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk membiayai Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa asal Konsel yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Bupati Konsel, Irham Kalenggo, menegaskan bahwa program bantuan UKT ini merupakan bagian dari komitmennya dalam mendukung pendidikan bagi mahasiswa berpenghasilan rendah.
“Anggarannya sudah kami siapkan, sementara ini sebesar Rp10 miliar, dan akan digunakan khusus untuk membayar UKT mahasiswa yang membutuhkan,” ujar Irham, Sabtu (22/3/2025).
Saat ini, Pemkab Konsel tengah menyusun regulasi serta menjalin kerja sama dengan sejumlah universitas agar bantuan ini tepat sasaran.
“Untuk tahap awal, kita prioritaskan mahasiswa yang kuliah di dalam negeri, khususnya di lingkup Sulawesi Tenggara. Sebab, kami masih memastikan validitas data agar bantuan diberikan kepada yang benar-benar berhak,” tambahnya.
Irham juga menjelaskan bahwa program ini akan diberikan kepada mahasiswa dari semester satu hingga delapan, karena idealnya masa studi S1 ditempuh dalam waktu empat tahun.
“Kami fokus pada mahasiswa dari keluarga berpenghasilan menengah ke bawah dan tentu saja warga Konsel,” tegasnya.
Selain bantuan UKT, Pemkab Konsel juga menyiapkan program BPJS gratis dan seragam sekolah gratis untuk masyarakat Konsel.
“Harapan saya, program ini bisa diluncurkan sebelum 100 hari kerja, mudah-mudahan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Konawe Selatan,” pungkasnya.
Saat ini, Pemkab Konsel sedang melakukan pendataan mahasiswa penerima bantuan melalui kepala desa di seluruh wilayah Konawe Selatan.












