Gubernur Sultra Lantik 18 Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Perubahan Mindset ASN

KENDARI, Lensainformasi.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) kembali melakukan rotasi dan penyegaran jabatan dengan melantik 18 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 32 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemprov Sultra.

Pelantikan yang dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan profesionalisme.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan tulus, tidak ragu mengambil keputusan, serta mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Pemilik jabatan itu adalah Allah SWT. Jika ada kebaikan dalam diri Anda, tidak perlu khawatir. Alam akan menyeleksi dengan sendirinya. Ini adalah tangan-tangan Mahakuasa yang menunjuk Anda menjadi pejabat melalui perantara saya,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia menjelaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari penataan sumber daya manusia aparatur secara sistematis agar setiap pejabat ditempatkan sesuai kompetensi, pengalaman, dan kapasitasnya.

Hal ini dilakukan untuk memastikan kinerja organisasi perangkat daerah berjalan lebih efektif dan optimal.

Gubernur juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir ASN dalam menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks. Ia meminta agar ASN meninggalkan budaya ingin dilayani dan beralih menjadi pelayan masyarakat yang responsif dan berorientasi hasil.

“Kita harus mengubah mindset. Dari yang ingin dilayani menjadi melayani masyarakat. Dari bekerja rutinitas menjadi bekerja dengan orientasi kinerja dan hasil,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar para pejabat meninggalkan ego sektoral yang dapat menghambat koordinasi antar OPD. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemprov Sultra untuk menerapkan prinsip profesionalisme dan meritokrasi dalam pengisian jabatan.

Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, bekerja cepat, serta menghadirkan terobosan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Adapun 18 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik, yakni: Kepala Biro Administrasi Pimpinan Haris Ranto, Kepala Biro Umum Mukhtar, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Mahadir Muhammad, Kepala Dinsos Andi Parinringi, Kepala Dinkes dr Andi Edy Surahmat, Kepala Disperindag Sukanto Toding, Direktur RSUD Bahteramas dr Sukirman, Kepala Dinas PMD Yuni Nurmalawati, Kepala Dinas Pariwisata Ridwan Badallah, Kepala DPMPTSP La Ode Muhammad Nurjaya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Martin Effendi Patulak, Kepala BPKAD Umikun Latifah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mujahidin, Kepala Dinas Kehutanan Ardiansyah, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pahri Yamsul, Asisten Administrasi Umum Rony Yakob Laute, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Belli Harli Tombili, serta La Haruna yang mengundurkan diri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *