Banjir Rendam 35 Rumah di Lepo-Lepo, Pemprov Sultra Dirikan Tenda Pengungsian dan Dapur Umum

KENDARI, Lensainformasi.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda kawasan Kali Wanggu, tepatnya di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra, Andi Syahrir, mengungkapkan berdasarkan laporan sementara dari Dinas Sosial Sultra, wilayah terdampak meliputi RT 03, RT 09, dan RT 12 di Kelurahan Lepo-Lepo.

Bacaan Lainnya

“Banjir mengakibatkan sebanyak 42 kepala keluarga atau 112 jiwa terdampak. Selain itu, sekitar 35 rumah warga turut tergenang air,” ujar Andi Syahrir, Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah instansi teknis Pemprov Sultra, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), langsung bergerak melakukan penanganan darurat sesaat setelah menerima laporan kejadian banjir.

Dinas Sosial Sultra telah mendirikan tenda pengungsian serta dapur umum lapangan guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Sultra menurunkan ambulans dan tenaga medis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga di lokasi banjir.

Selain memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, BPBD Sultra juga terus melakukan koordinasi lintas instansi guna mempercepat penanganan bencana dan memastikan kondisi warga tetap aman.

Hingga Sabtu malam, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Sultra, Muhammad Fadlansyah, turut berada di lokasi bersama petugas untuk memantau sekaligus mengoordinasikan penanganan korban banjir di kawasan Kali Wanggu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *