KENDARI, Lensainformasi.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) membuka Kompetisi Fesyen Desainer Wastra Sultra Maimo 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Sultra Maimo 2026.
Kompetisi tersebut mengusung tema pengembangan wastra lokal yang inovatif, inklusif, dan berdaya saing. Informasi itu disampaikan melalui unggahan resmi Instagram KPw BI Sultra yang dikutip pada Selasa (22/7/2026).
Pendaftaran sekaligus pengumpulan desain dibuka pada 20–26 Juli 2026. Kompetisi ini mengangkat tema “Woven for the Future” dengan subtema “Celebrating Southeast Sulawesi Heritage Through Sustainable Fashion.”
Melalui kompetisi tersebut, peserta diminta menciptakan desain busana yang mengangkat identitas budaya Sulawesi Tenggara melalui eksplorasi tenun dan wastra lokal dengan pendekatan fesyen modern, inovatif, ramah lingkungan, serta memiliki nilai komersial.
Kompetisi terbuka bagi masyarakat umum yang berdomisili di Sulawesi Tenggara dan dibuktikan dengan KTP atau surat keterangan domisili dari pihak berwenang. Peserta mengikuti kompetisi secara individu (perorangan) dengan usia minimal 17 tahun.
Selain itu, peserta dapat berasal dari kalangan mahasiswa, pelajar SMA/SMK/sederajat, desainer, penjahit, pelaku UMKM, komunitas kreatif, maupun masyarakat umum. Peserta juga tidak diperkenankan merupakan pemenang atau juara pertama pada kompetisi sejenis yang sebelumnya diselenggarakan oleh Bank Indonesia.
Adapun tahapan pelaksanaan kompetisi meliputi:
- 20–26 Juli 2026: Pendaftaran dan pengumpulan desain.
- 27 Juli 2026: Seleksi desain melalui presentasi dan wawancara.
- 28 Juli 2026: Pengumuman lima finalis.
- 29 Juli–7 Agustus 2026: Produksi busana.
- 8 Agustus 2026: Pengumpulan hasil produksi busana.
- 8 Agustus 2026: Seleksi final dalam bentuk fashion show.
Kompetisi ini merupakan bagian dari penyelenggaraan Sultra Maimo 2026 yang mengusung tema “UMKM Digital, Inklusif, dan Berdaya Saing”.
Masyarakat yang berminat mengikuti kompetisi dapat melakukan pendaftaran dan memperoleh informasi lebih lanjut melalui tautan yang disediakan pada unggahan resmi KPw BI Sulawesi Tenggara.












