KENDARI, Lensainformasi.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Hugua kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.
Hal itu ditandai dengan penyaluran dana senilai total Rp63 miliar yang diperuntukkan bagi Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Hari Raya (THR), serta Gaji ke-13 tahun 2025.
Penyaluran dana tersebut ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Gubernur Sultra kepada perwakilan guru SMA, SMK, dan SLB se-Sultra yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sultra, Kota Kendari, Rabu (11/3/2026).
Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga menyerahkan bantuan seragam sekolah bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pendidikan anak berkebutuhan khusus.
Gubernur mengatakan pencairan anggaran tersebut bukan sekadar kewajiban administratif pemerintah, melainkan bentuk penghormatan terhadap dedikasi para guru yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan generasi bangsa.
Di tengah suasana bulan suci Ramadan, penyaluran dana tersebut diharapkan dapat menjadi angin segar bagi para guru dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mempersiapkan perayaan Idulfitri.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu para guru, terutama dalam mempersiapkan kebutuhan menjelang Lebaran. Gunakanlah secara bijak, baik untuk keluarga maupun untuk menunjang aktivitas sebagai pendidik,” ujar Andi Sumangerukka.
Menurutnya, kesejahteraan guru merupakan kunci utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bumi Anoa.
Guru dinilai memiliki peran strategis sebagai arsitek masa depan yang membentuk karakter dan kompetensi generasi penerus daerah.
Karena itu, perhatian terhadap kelayakan hidup tenaga pendidik menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
Meski demikian, seiring dengan meningkatnya kesejahteraan, ASR juga mendorong para guru di Sultra untuk terus bertransformasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam penguasaan teknologi.
“Kami mendorong para guru agar semakin kreatif dan inovatif. Metode pengajaran harus adaptif dengan perkembangan teknologi agar kita mampu melahirkan generasi Sultra yang unggul dan kompetitif,” tambahnya.
Penyaluran TPG, THR, dan Gaji ke-13 yang dilakukan secara bersamaan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi stabilitas ekonomi keluarga guru, tetapi juga meningkatkan semangat belajar-mengajar di sekolah-sekolah se-Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, Prof. Aris Badara, menyampaikan sebanyak 1.076 guru di Kota Kendari menerima TPG, THR, dan Gaji ke-13 secara langsung, sementara guru dari kabupaten dan kota lainnya mengikuti kegiatan tersebut secara daring.
Ia menegaskan penyaluran dana tersebut merupakan bukti nyata komitmen Gubernur Sultra dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus memperkuat sektor pendidikan di daerah.
“Penyaluran hari ini merupakan bentuk komitmen Gubernur Sultra dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada para guru sebagai pilar utama pembangunan pendidikan,” pungkasnya.












