MAKASSAR, Lensainformasi.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara turut ambil bagian dalam Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang berlangsung di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sulawesi Selatan, pada 10–12 Juli 2026.
Ajang nasional ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan sekaligus memperluas pasar produk-produk unggulan kriya asal Konawe Selatan.
Pada pameran tersebut, Dekranasda Konawe Selatan menghadirkan beragam produk kerajinan khas daerah, mulai dari kriya berbahan limbah kayu, kriya rotan, hingga produk kerajinan berbahan batok kelapa yang menjadi salah satu daya tarik pengunjung.
Keunikan produk batok kelapa tidak hanya terletak pada nilai seni dan kreativitasnya, tetapi juga karena merupakan hasil karya seorang perajin penyandang disabilitas bernama Ajip asal Desa Batu Putih, Kecamatan Kolono Timur, Konawe Selatan.
Karya tersebut membuktikan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Ketua Dekranasda Kabupaten Konawe Selatan, Nurlita Jaya, mengatakan keikutsertaan pada HUT ke-46 Dekranas merupakan bagian dari komitmen Dekranasda dalam mendorong promosi serta pengembangan industri kerajinan lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.
Menurutnya, setiap produk yang ditampilkan merupakan representasi potensi daerah sekaligus hasil kreativitas para pelaku UMKM dan perajin Konawe Selatan yang terus berinovasi dengan memanfaatkan sumber daya lokal.
“Melalui ajang nasional ini, kami ingin memperkenalkan kualitas dan keunikan produk kerajinan Konawe Selatan kepada masyarakat dari berbagai daerah. Kami berharap kesempatan ini dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan para perajin,” ujar Nurlita.
Selain menjadi sarana promosi, partisipasi Dekranasda Konawe Selatan juga diharapkan mampu membangun jejaring dengan pelaku usaha, desainer, maupun pembeli potensial dari berbagai wilayah di Indonesia.
Puncak HUT ke-46 Dekranas tahun ini mengusung semangat penguatan industri kriya nasional melalui inovasi, kreativitas, dan keberlanjutan. Ratusan stan dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia menampilkan beragam produk wastra dan kriya unggulan, menjadikan kegiatan ini sebagai etalase kekayaan kerajinan Nusantara sekaligus wadah memperluas akses pasar bagi para perajin daerah.
Melalui keikutsertaan tersebut, Nurlita optimistis produk-produk kerajinan lokal Konawe Selatan akan semakin dikenal, memiliki daya saing yang lebih kuat, serta mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.










