KENDARI, Lensainformasi.com – Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Doni Septadijaya mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2024, aliran uang yang keluar dari BI Sultra mencapai Rp5,97 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 11,54%.
“Angka tersebut mengalami kenaikan dibanding dengan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp5,49 triliun,” kata Doni kepada Lensainformasi, Jumat (21/2/2025).
Terkait peningkatan aliran uang keluar hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pulihnya aktivitas ekonomi pasca-pandemi, serta periode Pilkada yang terjadi pada akhir tahun lalu.
Sementara itu, untuk aliran uang masuk tercatat sebesar Rp4,02 triliun, mengalami penurunan sebesar 7,86% dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp4,36 triliun.
“Data tersebut merujuk pada penarikan dan setoran uang perbankan yang dilakukan melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Kendari, serta dua Kas Titip Bank Indonesia yang berlokasi di BRI Kolaka dan BNI Baubau,” ujar Doni.
Lebih lanjut, ia menuturkan untuk tahun 2025, aliran uang keluar dari BI Sultra hingga saat ini tercatat mencapai Rp255,66 miliar, meskipun belum ada indikasi kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.












